Bayi lumba-lumba tewas usai diajak selfie turis
Usai diajak berfoto, lumba-lumba malang itu ditinggalkan begitu saja di atas pasir.
Seekor bayi lumba-lumba liar mati di Santa Teresita, Buenos Aires, Argentina. Mamalia laut yang malang itu mati usai dibawa para pengunjung pantai untuk berswafoto (selfie).
Dilansir dari Metro, Jumat (19/2), lumba-lumba itu ditarik kasar keluar dari laut dan di bawa ke daratan. Kerumunan kemudian menarik bayi lumba-lumba dan menggunakannya untuk berfoto selfie.
Setelah dipakai untuk berfoto, lumba-lumba ditinggalkan begitu saja di atas pasir dan akhirnya nyawanya melayang. Serangkaian foto yang diabadikan oleh seorang saksi menjadi bukti di mana lumba-lumba tersebut harus kehilangan nyawanya.
Hernan Coria, saksi mata insiden itu, mengatakan betapa kejamnya para pengunjung memakai mamalia tak berdaya itu untuk keinginan pribadi mereka.
Berdasarkan Fundacion Vida Silvestre, lumba-lumba Franciscan sudah terancam punah.
"Sama seperti lumba-lumba jenis lain, jenis Franciscan tidak dapat berada di atas air untuk waktu yang lama. Mereka sangat rapuh dan kulitnya butuh kelembapan," tulis lembaga pemerhati hewan tersebut.
Menurut lembaga itu, penyebab kematian bayi lumba-lumba tersebut adalah dehidrasi.
"Coba kalian bayangkan, trauma seperti apa yang didapat oleh bayi lumba-lumba tersebut. Dia diangkat, dan diperlakukan bagai mainan oleh para turis. Trauma tak hanya oleh bayi itu, namun juga induknya," ucap juru bicara Peta, menambahkan.
(mdk/ard)