Batal insaf, Playboy Jerman tetap pajang foto bugil
Alasannya, publik Jerman masih menyukai foto payudara perempuan tanpa sehelai benang satu pun.
Beberapa hari lalu sempat diberitakan majalah Playboy sudah 'insaf' dengan tidak akan memasang model tanpa busana dalam edisi cetak berikutnya. Namun hal itu tidak berlaku bagi majalah Playboy edisi Jerman.
Florian Boitin, Kepala Editor Playboy Jerman mengatakan kepada NBC News, pemberitaan yang menghebohkan jagat majalah dewasa beberapa hari lalu itu tidak akan membatasi tampilan dari Playboy Jerman.
"Agar memperjelas, apa yang diputuskan oleh Playboy Amerika tidak ada hubungannya dengan tampilan Playboy Jerman," ujarnya seperti dikutip Independent, Kamis (16/10).
Situs The Times juga melaporkan apa yang dilontarkan oleh Boitin adalah terkait apresiasi warga Jerman yang masih menyukai tampilan payudara wanita tanpa sehelai benang pun seperti yang biasa muncul di majalah dewasa berlogo kelinci ini.
Diketahui, Playboy akan menghentikan tampilan berbau porno. Hal tersebut ditegaskan Hugh Hefner (89) sebagai pendiri sekaligus pemimpin redaksi dari Playboy Amerika.
"Tim redaksi akan memperhatikan masa depan remaja masa kini dengan tidak lagi menerbitkan foto-foto telanjang wanita," tegasnya dalam artikel yang ditulis kepala eksekutif perusahaan, Scott Flanders, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa (13/10).
Baca juga:
Majalah Playboy insaf, tak lagi pasang foto bugil
Keindahan karya sastra Indonesia di Frankfurt Book Fair 2015
Iran boikot Frankfurt Book Fair karena pidato sastrawan Inggris
Aktor panas Italia bikin kampus didik calon bintang porno
Pertumbuhan pornografi di smartphone kian menakutkan, ini buktinya!