LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bapak di Amerika sepelekan pesan singkat anak ngaku bunuh ibu

Sang bapak malah bilang 'buang saja ibumu ke tempat sampah nanti akan ada yang mengangkutnya'.

2013-05-05 15:29:40
Amerika Serikat
Advertisement

Jangan pernah sepelekan pesan singkat di ponsel dari anak Anda meski terkesan main-main sekalipun. Seperti dialami William Crooks asal Negara Bagian Iowa, Amerika Serikat. Anak lelakinya mengirim pesan singkat berbunyi dia telah membunuh ibunya. Dikira bercanda, William malah membalas pesan itu dengan mengatakan 'buang saja ke tempat sampah, nanti akan ada yang mengangkutnya', demikian seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Ahad (5/5).

Lelaki 41 tahun ini sama sekali tidak menyangka pesan dikirim oleh anaknya itu ternyata sungguh-sungguh. Noah Crooks, 14 tahun, telah membunuh sang ibu Gretchen. Peristiwa ini terjadi tahun lalu dan baru terungkap dalam persidangan bulan ini.

Noah membunuh ibunya setelah berusaha memperkosanya. Namun dia mengatakan itu di luar kesadaran dia. Noah bahkan menelepon sendiri petugas kepolisian dang mengakui perbuatannya. Dia menembak ibunya dengan sejata kaliber 22. "Aku berharap ini mimpi hingga aku bisa bangun dan memeluk ibuku," ujar Noah menangis.

William pun juga tidak yakin putranya melakukan itu dengan sengaja. Dia bersaksi istri dan anaknya memang kerap bertengkar namun sesaat kemudian sudah bermain video game bersama.

Polisi mengatakan mereka memang belum mempunyai catatan kriminal untuk keluarga Crooks. Noah bakal diawasi hingga umur 18 tahun untuk menjalani persidangannya.(mdk/din)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.