Banyak Warga Bunuh Diri, Korsel Tawarkan Pemakaman Orang Hidup
Di Korea Selatan ada jasa yang menawarkan pemakaman gratis, tapi hanya untuk warga yang masih hidup. Lebih dari 25 ribu orang ikut serta dalam 'pemakaman massal' di Pusat Penyembuhan Hyowon sejak dibuka pada 2012.
Di Korea Selatan ada jasa yang menawarkan pemakaman gratis, tapi hanya untuk warga yang masih hidup. Lebih dari 25 ribu orang ikut serta dalam 'pemakaman massal' di Pusat Penyembuhan Hyowon sejak dibuka pada 2012. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup peserta setelah mengikuti simulasi kematian.
"Saat Anda sadar tentang kematian, dan mengalaminya, Anda memiliki pemahaman baru tentang hidup," kata Cho Jae-hee (75), yang berpartisipasi dalam upacara pemakaman massal baru-baru ini dalam program 'mati bahagia'.
Puluhan warga ikut serta dalam kegiatan ini, dari remaja hingga pensiunan, mereka dibungkus kain kafan, berfoto saat pemakaman, menulis wasiat terakhir mereka, dan berbaring di peti mati tertutup selama sekitar 10 menit.
Seorang mahasiswa, Choi Jin-kyu menceritakan, berada dalam peti mati membantunya menyadari bahwa selama ini dia kerap memandang orang lain sebagai pesaing.
"Ketika saya berada dalam peti mati, saya bertanya-tanya apa gunanya," kata pria 28 tahun ini, dilansir dari laman Malaysia Kini, Rabu (6/11).
Di tahun 2016, angka bunuh diri di Korsel 20,2 per 100.000 penduduk, hampir dua kali lipat rata-rata global 10,53, menurut WHO.
Perusahaan pemakaman Hyowon mulai menawarkan 'pemakaman' ini untuk membantu orang lebih menghargai hidup mereka, dan mencari pengampunan dan rekonsiliasi dengan keluarga dan kerabat, kata Jeong Yong-mun, yang mengepalai pusat penyembuhan.
Baca juga:
Melihat Proses
Kim Jong-un Kirim Ucapan Belasungkawa Atas Meninggalnya Ibu Presiden Korsel
Korea Selatan Gelar Latihan Anti Terorisme
Kenapa Orang Korea Suka Makan Mi di Tutup Panci?
Kim Jong-un Perintahkan Hotel Korsel di Lokasi Wisata Korut Dihancurkan
Gaya Bintang K-pop G-Dragon Usai Selesaikan Wajib Militer