Bannon tarik ucapan sebut anak Trump pengkhianat dalam buku Fire & Fury
Dalam buku tersebut, Bannon mengatakan kalau Donald Trump Jr (anak Trump) dan ayahnya sebagai pengkhianat dan tidak memiliki rasa cinta tanah air. Komentarnya ini diungkapkan saat pertemuan dengan sekelompok orang Rusia pada Juni 2016.
Mantan Pakar Strategis Presiden Donald Trump, Steve Bannon, menarik kembali ucapannya tentang anak Trump di dalam buku Fire and Fury: Inside the Trump White House yang memicu kemarahan di Gedung Putih.
Dalam buku tersebut, Bannon mengatakan kalau Donald Trump Jr (anak Trump) dan ayahnya sebagai pengkhianat dan tidak memiliki rasa cinta tanah air. Komentarnya ini diungkapkan saat pertemuan dengan sekelompok orang Rusia pada Juni 2016.
Menanggapi komentar Bannon, Trump menyebutnya sebagai orang yang kehilangan akal sehat setelah dipecat dari Gedung Putih.
Kini dalam sebuah pernyataan, Bannon meralat komentarnya tersebut yang sebenarnya ditujukan pada mantan manajer kampanye Trump, Paul Manafort. Dan bukan pada anak Trump.
"Donald Trump Jr adalah seorang yang cinta tanah air dan orang baik. Dia tanpa lelah melakukan pembelaan untuk ayahnya dan agenda yang telah membantu mengubah negara kita," kata pernyataan tersebut, dilansir dari Reuters, Senin (8/1).
Bannon mengaku menyesal karena terlambat menanggapi laporan yang tidak akurat mengenai anak Trump, yang sudah mengalihkan perhatian dari pencapaiannya Trump selama setahun menjabat menjadi presiden AS.
Baca juga:
Siapa Michael Wolff, jurnalis penulis buku tentang Trump yang bikin geger AS?
Tanggapi buku 'Fire and Fury', Trump sebut dirinya sangat cerdas
Buku terbaru tentang kiprah Trump di Gedung Putih bikin heboh AS
Trump diduga terlibat bikin Muhammad bin Salman jadi putra mahkota Saudi
Donald Trump, orang paling berkuasa di Twitter