LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bangladesh Gusur Seribu Toko Milik Pengungsi Rohingya

Sekitar 850.000 pengungsi Rohingya tinggal berdesakan di 34 kamp di Bangladesh, sebagian besar dari mereka melarikan diri dari operasi militer kejam di Myanmar yang disebut PBB bisa tergolong genosida.

2021-12-12 14:23:00
Pengungsi Rohingya
Advertisement

Pihak berwenang Bangladesh menggusur sekitar seribu toko milik pengungsi Rohingnya di kamp-kamp di negara tersebut, seperti disampaikan seorang pejabat pada Jumat. Para pekerja HAM mengatakan tindakan tersebut akan berdampak besar pada mata pencaharian para pengungsi.

Sekitar 850.000 pengungsi Rohingya tinggal berdesakan di 34 kamp di Bangladesh, sebagian besar dari mereka melarikan diri dari operasi militer kejam di Myanmar yang disebut PBB bisa tergolong genosida.

Bangladesh dipuji sejumlah pihak karena menampung para pengungsi tetapi kelompok HAM mengkritik pihak berwenang karena memberlakukan pembatasan di kamp-kamp dan relokasi kontroversial mereka atas ribuan pengungsi Rohingya ke sebuah pulau terpencil.

Advertisement

Dikutip dari laman Press TV, Minggu (12/12), petugas menghancurkan toko-toko dengan menggunakan ekskavator, palu, dan sekop di kamp-kamp di kawasan Cox's Bazar pada Kamis dan Jumat, membuat para pemilik toko bergegas menyelamatkan barang-barang mereka.

Wakil Komisioner Pengungsi, Shamsud Douza mengatakan pihak berwenang menggusur toko "ilegal" di semua kamp.

"Kami telah menggusur sekitar seribu toko ilegal. Kami menggusur toko olegal untuk membangun pondok bagi Rohingya," jelasnya kepada AFP.

Advertisement

Ratusan warga Rohingya berkumpul di lokasi penggusuran ketika ekskavator menghancurkan bangunan dari bambu dan baja tersebut. Beberapa menangis, sementara yang lain panik.

"Mereka menghancurkan toko saya. Itu satu-satunya mata pencaharian saya. Dengan pendapatan dari toko itu, saya bisa menghidupi tujuh anggota keluarga," lata Al Amin (30).

"Saya enggak tahu harus bagaimana sekarang. Apa yang bisa saya katakan? Tentara Myanmar telah menghancurkan harta benda kami. Sekarang kami kehilangan harta benda kami sekali lagi."

"Keluarga saya harus diberi makan," kata penjual kosmetik, Abdur Rashid (24).

"Istri saya sedang hamil. Orang tua saya bergantung dengan pendapatan saya dari toko ini. Sekarang saya telah kehilangan segalanya."

Salah seorang peneliti kelompok HAM internasional yang memantau situasi di kamp mengatakan pihak berwenang menggusur toko-toko untuk menekan Rohingya agar sepakat untuk direlokasi ke pulau Bhashan Char yang kontroversial di Teluk Benggala.

"Ribuan pengungsi berusaha dengan susah payah mendirikan toko-toko ini. Itu berdampak besar dalam mata pencaharian mereka," jelasnya yang meminta tak disebutkan namanya.

Sejauh ini, pemerintah Bangladesh telah merelokasi hampir 19.000 pengungsi Rohingya ke pulau Bhashan Char.

Baca juga:
Rohingya Gugat Facebook USD 150 Miliar karena Picu Ujaran Kebencian di Myanmar
Bangladesh Gusur Seribu Toko Milik Pengungsi Rohingya
Aksi Demo Pengungsi Rohingya di Depan Gedung UNHCR
Polisi Bangladesh Tangkap 172 Pengungsi Rohingya Setelah Penembakan Tokoh Masyarakat
Menlu Retno Ingatkan Dunia Agar Tidak Abai dengan Isu Rohingya di Myanmar

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.