LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bangkok tegang usai ledakan di kuil, sekolah dan kantor diliburkan

Muncul imbauan 'Pray for Bangkok' di Internet. Bom yang meledak berjenis TNT

2015-08-18 05:16:00
Thailand
Advertisement

Penduduk Ibu Kota Bangkok, Thailand, masih tegang setelah bom meledak di Jalan Ratchaprasong, dekat Kuil Erawan, Distrik Chidlom, Senin (17/8) pukul 18.53 waktu setempat. Tidak ada imbauan jam malam dari Pemerintah Junta Militer, namun warga menahan diri untuk bepergian ke luar rumah.

Salah satu warga, Nick Thanaboonchai (29), mengaku terkejut mendengar insiden ledakan di salah satu kawasan tersibuk Bangkok itu. "Jujur saja sangat menakutkan. Sampai sekarang lokasi sudah ditutup oleh polisi, tidak ada yang boleh masuk," ujarnya saat dihubungi merdeka.com, Selasa (18/8).

Di jejaring Facebook, kini beredar meme bertuliskan 'Pray for Bangkok'. Gambar ini disebarkan untuk mengajak warga berdoa, alih-alih mengunggah foto-foto mengerikan kondisi korban tewas bom yang kemarin malam beredar melalui media sosial. "Lokasi kejadian sangat dekat dari pusat bisnis dan wisata," kata Nick.

Advertisement

Dihubungi terpisah, Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan pihak KBRI Bangkok terus mencari informasi adakah warga Indonesia jadi korban. Sejauh ini belum ada indikasi mengarah ke sana. Distrik Chidlom jaraknya dekat dari Wisma KBRI.

Kawasan Ratchaprasong kini sudah dijaga ketat polisi dan tentara Thailand. Hanya petugas medis yang diizinkan masuk untuk mengevakuasi korban yang masih berada di sekiar lokasi. Diperkirakan suasana Bangkok sehari setelah insiden belum akan normal. "Sekolah dan instansi pemerintah diliburkan," kata Iqbal.

Advertisement

Kantor berita Reuters turut melaporkan pemeriksaan yang kini digencarkan Kepolisian Thailand di batas-batas kota, serta kawasan turis lainnya.

Aparat keamanan Thailand memastikan ledakan di dekat kuil umat Hindu itu berjenis TNT. Awalnya polisi menyebut bom diletakkan pelaku di sepeda motor. Belakangan, Kepala Kepolisian Thailand, Somyot Poompanmuang, memastikan bom ini ditanam di dekat kuil Erawan. "Jenisnya bom pipa," kata Somyot.

Korban tewas, menurut media massa Thailand mencapai 27 orang. Namun otoritas Negeri Gajah Putih berkukuh, baru ada 16 jenazah yang terdata di seluruh rumah sakit Bangkok terkait ledakan ini. Sedangkan 80 lainnya cedera parah sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit. Belum diketahui motif maupun indikasi pihak yang bertanggung jawab atas aksi peledakan bom itu.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.