LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Balutan kisah sang legenda musik rock dalam film drama

"Kedua pria itu berjuang sebagai cara untuk mengekspresikan diri mereka," kata sutradara, John Ridley.

2014-03-15 09:27:00
Amerika Serikat
Advertisement

Pada hampir bersamaan film '12 Years a Slave' mulai ditayangkan di Louisiana, pria yang memenangkan penghargaan Academy Award untuk menulis skenario film itu, sekarang berada di Dublin untuk memulai pengambilan gambar tentang tahun-tahun yang mengubah kehidupan sosok sang pemain gitar rock legendaris Jimi Hendrix.

Film 'Jimi: All Is by My Side' dari penulis dan sutradara John Ridley diperlihatkan pada pekan ini di festival South by Southwest di Kota Austin, Negara Bagian Texas. Film kecil ini menarik banyak perhatian besar berkat Ridley Academy Award, seperti dilansir Reuters, Jumat (14/3).

"Orang akan melihatnya melalui prisma Oscar," kata Ridley, yang memenangkan penghargaan untuk Skenario Adaptasi Terbaik untuk film '12 Years a Slave', mengatakan dalam sebuah wawancara pekan ini.

Advertisement

Film itu, yang dibintangi oleh personel grup hip-hop Outkast, Andre Benjamin sebagai Jimi Hendrix, memandang tahun dalam kehidupan legenda rock itu ketika dia menjadi seorang gitaris cadangan tidak diketahui tinggal di Kota New York yang pindah ke London dan menjadi seorang bintang pemula.

Film tersebut ditayangkan di Amerika Serikat pada Juni mendatang.

Ridley, yang menulis dan mengarahkan film Hendrix, mengatakan ada kesamaan antara Jimi Hendrix dan Solomon Northup, orang yang kisahnya diadaptasi menjadi film '12 Years a Slave'. "Kedua pria itu berjuang sebagai cara untuk mengekspresikan diri mereka," ucap dia.

Advertisement

Perjuangan Northup terlihat dengan menjaga jiwanya tetap hidup sementara terjebak sebagai budak. Sedangkan Hendrix harus memadukan aliran rock, blues, jazz, dan rhythm and blues (R&B) menjadi gaya musik untuk dirinya sendiri.

"Apa yang banyak orang tidak sadari adalah ketika Hendrix berusia 24 tahun, dia cukup banyak terdampar," jelas Ridley.

Film itu menunjukkan bagaimana Jimi Hendrix ditemukan di New York oleh Linda Keith, diperankan oleh Imogen Poots dalam film itu. Keith, yang akhirnya menjadi pacar pemain gitar dari band Rolling Stones, Keith Richards, memberikan Hendrix sebuah gitar karena dia tidak mampu membeli satu, dan menjadi seorang manajer yang membawanya ke London.

Di Inggris, Hendrix menemukan ciri suaranya, gayanya, dan dengan penampilannya yang memukau, dia telah menarik perhatian tokoh-tokoh musisi rock, termasuk the Beatles dan Eric Clapton selama tahun 1966 dan 1967.

Namun, bagian aneh dari film ini adalah tidak ada lagu Hendrix di dalamnya, terutama karena pemegang hak cipta lagu Hendrix tidak akan memberikan hak pemakaian lagu untuk film itu.

Para kritikus mengatakan bahwa tanpa lagu Hendrix, seperti 'Purple Haze', 'Foxy Lady' atau 'Little Wing', para penonton tidak mendapat gambaran yang lengkap tentang Hendrix yang menghidupkan dunia rock 'n' roll, dan kadang-kadang dengan penampilan gitarnya yang memukau pada tahun 1960-an.

Dalam film itu, Jimi Hendrix terlihat berkolaborasi dengan seniman dari eranya, bermain gitar, termasuk membawakan lagu dari the Beatles 'Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band'.

Di tahun 1970, para penggemarnya terkejut dengan kabar kematian Jimi Hendrix yang dikatakan berkaitan dengan pemakaian obat-obatan terlarang saat usianya masih 27 tahun.

"Ketika orang berpikir tentang Jimi Hendrix mereka menganggapnya sebagai cerita tragis. Tetapi pada kenyataannya, dalam hidupnya ada banyak keindahan dan banyak konektivitas dan cinta," ujar Ridley. "Saya ingin menulis sebuah cerita yang berakhir pada catatan yang optimis dan penuh harapan. Ini akan membantu orang-orang mendengarkan lagi lagu-lagu yang mereka pikir mereka tahu."

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.