Bahas solusi pengungsi Rohingya, Fadli Zon temui ketua Parlemen Bangladesh
Plt Ketua DPR Fadli Zon menemui Ketua Parlemen Bangladesh Shirin Sharmin Chaudhury di Dhaka. Pertemuan ini membahas solusi pengungsi Rohingya di Cox's Bazar Bangladesh yang jumlahnya kini mencapai 1,1 juta orang.
Plt Ketua DPR Fadli Zon menemui Ketua Parlemen Bangladesh Shirin Sharmin Chaudhury di Dhaka. Pertemuan ini membahas solusi pengungsi Rohingya di Cox's Bazar Bangladesh yang jumlahnya kini mencapai 1,1 juta orang.
Menurut Fadli, parlemen Indonesia berkomitmen terus memperjuangkan nasib pengungsi Rohingya yang terpaksa mengungsi dari Rakhine ke Bangladesh karena konflik dengan militer. Perlu ada solusi politik yang tegas memaksa Myanmar menghentikan kekerasan di Rakhine sehingga pengungsi yang berada di Cox's Bazar, bisa kembali ke negara asal.
"Beliau (Ketua Parlemen Bangladesh) setuju perlu ada solusi politik. Bantuan kemanusiaan memang penting dan dibutuhkan, tetapi solusi politik bagaimana pengungsi Rohingya ini kembali ke tempat mereka itu lebih penting," kata Fadli Zon di Dhaka, Bangladesh, Selasa (19/12).
Fadli menyayangkan militer Myanmar terus melakukan kekerasan dan genosida di wilayah Rakhine. Dia menegaskan klaim Myanmar akan adanya terorisme dan asal usul Muslim Rohingya tidak bisa dijadikan pembenaran untuk mengusir 1,1 juta orang dari wilayah negara itu.
Saat ini Bangladesh pun memiliki masalah karena para pengungsi dari Rakhine terus mengalir ke Cox's Bazar, wilayah Bangladesh yang berbatasan dengan Myanmar.
"Bangladesh juga tidak mungkin menjadikan 1,1 juta orang ini sebagai warga negara mereka. Satu-satunya jalan para pengungsi harus kembali ke Myanmar. Pemerintah Myanmar juga harus menjamin keselamatan mereka dan mempersiapkan infrastruktur yang kemarin dibakar habis," kata Fadli.
Dalam pertemuan tadi, Fadli Zon juga meminta ketua parlemen Bangladesh menyurati para ketua Parlemen se-ASEAN untuk meng-update kondisi terakhir di Bangladesh. Negara-negara di ASEAN seharusnya bertindak lebih keras untuk membantu mengakhiri konflik di Rakhine serta mengembalikan para pengungsi yang kini berada di Bangladesh.
Selain itu, Fadli juga meminta agar Bangladesh memberi kemudahan visa untuk para relawan kemanusiaan. Saat ini visa Bangladesh untuk relawan cukup sulit didapat. Pihak Parlemen Bangladesh berjanji menindaklanjuti usulan ini.
"Saya dapat laporan dari Ibu Ledia Hanifah (Fraksi PKS), dokter yang menjadi relawan kemanusiaan hanya dapat visa untuk 14 hari," beber Fadli.
Baca juga:
Kuburan massal ditemukan di dekat pusat krisis Rohingya
Myanmar dituding membiarkan pembakaran perkampungan Rohingya berlanjut
Tragis, pria Rohingya kehilangan kaki dan penglihatan akibat ranjau Myanmar
Laporan terbaru: 6.700 Warga Rohingya tewas dibunuh dalam sebulan
Wabah difteri merebak di pengungsian Rohingya