LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Awak kapal TB Henry disiksa selama diculik Abu Sayyaf

Mereka diikat di pohon, diancam akan digorok, serta dipukuli para penyandera di selatan Filipina

2016-05-13 19:34:00
Kemenlu RI
Advertisement

Empat anak buah kapal Henry yang ditawan di Filipina mengaku disiksa oleh kelompok Abu Sayyaf. Salah satu yang menceritakan kronologinya adalah Samsir.

Samsir yang merupakan anak buah kapal, menceritakan kisah menyedihkan saat disandera Abu Sayyaf.

"Pengalaman menyedihkan. Diikat di pohon pakai tali, diikat berempat. Pindah-pindah tempat," kata Samsir memulai ceritanya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Jumat (13/5).

Advertisement

Tak hanya diikat, mereka juga diancam dan dipukuli oleh sang penyandera.

"Kita dikasih lihat video, kalau tidak ditebus nanti digorok, begitu kata mereka pakai bahasa melayu yang patah-patah," lanjut dia.

Samir mengaku, hanya diberi makan kelapa kering.

Advertisement

"Makanan kelapa kering, apa saja yang mereka kasih ya dimakan. Kadang-kadang sisa mereka dikasih ke kita," serunya.

Dia menjelaskan kapal mereka diserang pada pukul setengah 7 malam waktu setempat. Kapal penyandera muncul dari kapal tongkang Christy.

"Mereka menangkap kami berempat dan menodongkan senjata. Satu ditembak karena melawan, yang lima bisa kabur. Boatnya kecil jadi tidak muat, makanya cuma empat yang disuruh ikut," pungkasnya.

Baca juga:
Cerita Pangkostrad saat operasi pembebasan 4 WNI tanpa perang
Menhan tak tahu soal uang Rp 28 miliar untuk tebus 4 WNI
Kisah awak kapal TB Henry melawan Abu Sayyaf pakai semprotan
JK tegaskan pembebasan 4 WNI tanpa uang tebusan Rp 28,6 miliar
Bebas dari Abu Sayyaf, Kapten Ariyanto diminta tak melaut setahun

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.