LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Assad lengser, solusi tepat konflik Suriah

Hillary Clinton dan Francois Hollande girang mendengar kabar pembelotan pejabat militer rezim Assad.

2012-07-07 13:12:00
Konflik Suriah
Advertisement

Sebagian besar delegasi di dalam forum Friends of Syria berlangsung di Ibu Kota Paris, Prancis, Jumat lalu bersikeras agar Presiden Suriah, Basyar al-Assad mundur dari jabatannya. Menurut mereka jika hal itu dilakukan maka niscaya konflik berdarah meletup sejak November tahun lalu bisa berakhir.

Dilansir dari stasiun televisi Al Arabiya, Sabtu (7/7), pertemuan ketiga forum Friends of Syria diikuti oleh lebih dari 60 menteri luar negeri dan diplomat Barat, Timur Tengah, dan Asia. Selain itu Kepala Dewan Nasional Suriah, Abdul Bassad Saida, pihak oposisi Suriah, turut hadir. 

Meski sebagian besar perwakilan anggota menginginkan Assad lengser dari jabatannya, tapi dari dialog dalam pertemuan itu tidak dihasilkan keputusan buat mendorong tindakan lebih keras terhadap rezim di Suriah.

Advertisement

Kritik tajam disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, kepada delegasi Rusia dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Sergei Ryabkov. Istri mantan presiden Bill Clinton itu mengatakan Rusia dan China akan membayar perbuatan mereka lantaran mendukung kekerasan dilakukan Basyar al-Assad. "Satu-satunya cara menghentikan konflik itu adalah agar seluruh perwakilan negara yang hadir di sini mendesak dan meyakinkan Rusia dan China agar mereka tidak lagi mendukung Basyar al-Assad," kata Hillary.

Namun, Rusia membantah tudingan mendukung tindak kekerasan terhadap warga sipil dilakukan oleh rezim Basyar al-Assad. "Saya menolak tuduhan Rusia mendukung rezim Assad dalam perkembangan situasi yang memburuk di Suriah," kata Sergei Ryabkov.

Pertemuan itu juga membahas soal pembelotan beberapa pejabat militer Suriah. Hillary Clinton dan Presiden Prancis Francois Hollande sangat senang dan memuji tindakan mereka. Bahkan Hillary mengatakan hal itu menunjukkan cengkeraman Assad kini mulai mengendur.

Advertisement

Sejak meletup November tahun lalu, konflik berdarah di Suriah antara pemerintah rezim Basyar al-Assad dan kelompok pembangkang belum menunjukkan tanda akan berakhir. Diperkirakan sudah lebih dari 16 ribu jiwa melayang akibat tindak kekerasan itu. Tetapi, saat ini satu per satu pejabat militer dan serdadu negeri itu membelot. Terakhir, kepala pengawal dan sobat karib Assad, Brigadir Jenderal Manaf Tlas, ikut membangkang dan lari ke Prancis.

(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.