Assad dan Ibu Negara Suriah Sembuh dari Covid-19
Infeksi virus corona di Suriah melonjak drastis sejak pertengahan Februari.
Presiden Suriah Basyar al-Assad dan Ibu Negara Asma telah sembuh dari COVID-19 dan terbukti negatif virus corona, menurut Kepresidenan Suriah pada Selasa.
"Setelah mengakhiri masa karantina, gejala COVID-19 dan hasil PCR negatif, Presiden Basyar al-Assad beserta Ibu Asma kembali bertugas seperti biasa," tulis pernyataan dari Kantor Presiden, seperti dilansir Antara mengutip Reuters, Selasa (30/3).
Kepresidenan Suriah mengumumkan bahwa Assad dan juga sang istri, yang diketahui sembuh dari kanker payudara pada 2019, dinyatakan positif COVID-19 pada 8 Maret.
Infeksi virus corona di Suriah melonjak drastis sejak pertengahan Februari, kata anggota Satgas COVID-19 kepada Reuters pekan lalu saat negara tersebut meluncurkan kampanye vaksinasi COVID-19.
Suriah yang kini masih diliputi perang di sejumlah wilayah mengalami peningkatan kasus positif Covid-19 sejak pertengahan Februari namun upaya pembatasan masih terbatas dilakukan lantaran situasi ekonomi yang buruk, demikian dikatakan komite penanganan pandemi Covid-19 pekan lalu.
Pemerintahan Assad memulai program vaksinasi bagi garda terdepan yaitu tenaga medis pada 1 Maret lalu.
Baca juga:
Dua Menteri Brasil Mengundurkan Diri dalam Satu Hari
WHO: Covid Kemungkinan Ditularkan Dari Kelelawar ke Manusia Melalui Hewan Lain
Sekjen PBB Kritik Negara Kaya yang Simpan “Cadangan” Vaksin Covid-19
Rumah Sakit Pasien Covid-19 Terbakar di India, 10 Orang Tewas
Pfizer dan BioNTech Lakukan Uji Coba Vaksin Pada Anak Di Bawah 12 Tahun