AS keluarkan imbauan perjalanan ke 11 negara Asia Tenggara
Sebelas negara di Asia sebelah tenggara antara lain, Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Timor Leste, Laos, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam. Namun, imbauan ini berbeda dengan yang dikeluarkan di Singapura dan Brasil.
Amerika Serikat mengeluarkan travel advisory, atau imbauan perjalanan bagi warganya yang berada di 11 negara Asia bagian tenggara. Imbauan dikeluarkan lantaran semakin merebaknya virus Zika.
Sebelas negara tersebut adalah Indonesia, Brunei Darussalam, Kamboja, Timor Leste, Laos, Malaysia, Maladewa, Myanmar, Filipina, Thailand dan Vietnam.
Asian Correspondent, Sabtu (10/1), melaporkan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan, virus Zika merebak di Asia selama bertahun-tahun. Makanya, orang-orang di Asia Tenggara kebal akan penyakit ini.
Tahun lalu, berdasarkan data AS, sejumlah wisatawan asal Negeri Paman Sam terinfeksi virus Zika usai berlibur di wilayah Asia Tenggara. Inilah alasan dasar AS mengeluarkan imbauan perjalanan tersebut.
Pengumuman ini pun berbeda dari imbauan perjalanan yang dikeluarkan AS untuk Brasil dan Singapura. Peringatan ini dikeluarkan menyusul kekhawatiran para pejabat AS tentang virus Zika di Asia Tenggara. Tak hanya di Asia Tenggara, AS sudah mengeluarkan imbauan ini ke 60 negara di dunia.
Virus Zika pertama kali muncul di Brasil tahun lalu, namun virus ini dengan cepat menyebar ke 72 negara di dunia.
Virus ini berasal dari nyamuk penyebab Demam Berdarah, Aedes Aegypti, dan memiliki gejala yang hampir sama dengan penyakit tersebut pada umumnya.
Baca juga:
Ganasnya virus Zika mampu bikin bayi jadi tuli?
Zika meluas di Thailand, rumah, kuil sampai kampus diasapi
Menkes: Virus Zika tidak mematikan, beda dengan demam berdarah
Diduga terkena virus Zika, WNI asal Banyumas meninggal di Malaysia
WHO minta Singapura larang warganya berhubungan intim enam bulan