AS dukung upaya Indonesia jaga kekayaan alam bawah laut
Keamanan maritim itu sangat diperlukan semua negara untuk menjaga kekayaan alam bawah laut negara tersebut.
Penasihat Senior untuk Urusan Perbatasan, Imigrasi dan Perdagangan Kementerian Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Sean Moon, mengatakan Undang-Undang IUU Fishing merupakan bentuk kepedulian Indonesia terhadap masalah pencurian ikan.
"Untuk mengurangi penangkapan ikan ilegal sudah ada UU IUU Fishing. Itu merupakan bentuk kesadaran," ucapnya saat ditemui di @america, Jakarta, Rabu (14/9).
Menurut dia, selain dengan UU IUU Fishing, pencegahan pencurian ikan bisa dilakukan dengan memperkuat sistem yang sudah ada. Sean menyebutkan keamanan maritim itu sangat diperlukan semua negara untuk menjaga kekayaan alam bawah laut negara tersebut.
Lulusan Universitas Willamette Oregon, AS ini menyebutkan informasi-informasi terkait masalah pencurian ikan di wilayah suatu negara, termasuk Indonesia juga harus terus dipelajari. Hal ini nantinya akan berguna untuk memperdalam pencegahan pencurian ikan.
"Memperkuat sistem yang ada, mencari sebanyak-banyaknya informasi guna memperdalam pencegahan pencurian ikan juga diperlukan, karena kesadaran itu penting," lanjut dia.
Dalam menegakkan hukum laut Indonesia, Kementerian Perikanan dan Kelautan yang dipimpin Menteri Susi Pudjiastuti beberapa waktu lalu menenggelamkan kapal ikan milik negara tetangga dan sahabat, seperti Vietnam dan China. Hal ini dinilai positif demi menjaga kekayaan laut Indonesia.
Baca juga:
Rayu investor AS, Menko Darmin banggakan paket kebijakan
Amerika Serikat jadi negara tujuan ekspor terbesar Indonesia
2019, target kerja sama ekonomi Indonesia-AS capai USD 131,7 T
Setop patroli laut dengan AS, Duterte mau beli senjata Rusia & China
Deretan negara yang tak sudi beli senjata & diatur Blok Barat