Arab Saudi kutuk kekerasan terhadap muslim Rohingya
Arab Saudi kutuk kekerasan terhadap muslim Rohingya. Saudi sudah meminta negara Dewan Keamanan PBB untuk membahas dan membuat resolusi bagi penderitaan muslim Rohingya.
Kerajaan Arab Saudi (KAS) melalui perwakilannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengutuk serangan terhadap warga muslim Rohingya di Myanmar yang terjadi baru-baru ini.
"Sebagai pemimpin umat Islam, Kerajaan Arab Saudi menyerukan resolusi untuk mengutuk serangan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap kaum minoritas muslim Rohingya di Myanmar," tulis misi perwakilan Kerajaan Arab Saudi di PBB dalam media sosial Twitter, seperti dilansir laman Al Arabiya, Ahad (3/9).
"KAS sudah menghubungi negara anggota Dewan Keamanan untuk membahas pelanggaran hak asasi terhadap Rohingya. KAS sudah menyampaikan kekhawatiran kepada Sekretaris Jenderal hingga akhirnya PBB mengeluarkan kecaman."
"Arab Saudi akan terus berupaya mencari jalan keluar bagi muslim Rohingya."
Pemerintah Myanmar kemarin menyatakan lebih dari 2.600 rumah hangus dibakar di wilayah dihuni warga Rohingya di sebelah barat laut Myanmar.
Menurut data badan PBB untuk urusan pengungsi UNHCR, 58.600 warga Rohingya sudah mengungsi ke Bangladesh akibat kekerasan ini.
Baca juga:
Kasus Rohingya bisa terjadi di negara mana pun, termasuk Indonesia
PKS dorong pemerintah desak ASEAN beri sanksi Myanmar terkait Rohingya
Duka muslim Rohingya rayakan Idul Adha di pengungsian
Aksi damai kecam kekerasan terhadap muslim Rohingya
Mendesak Myanmar hentikan penindasan Muslim Rohingya
FPI bakal kirim relawan jihad bantu etnis Rohingya