Arab Saudi bolehkan perempuan bekerja sebagai penyelidik
Para perempuan ini nantinya akan difokuskan pada pekerjaan sosial dan kemanusiaan.
Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Muhammad bin Nayef baru-baru ini mengeluarkan dekrit yang isinya memperbolehkan perempuan Saudi bekerja di Biro Investigasi Umum.
Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Selasa (29/1), anggota Biro Investigasi Umum Saudi di Ibu Kota Ottawa, Kanada, tidak disebutkan namanya mengatakan pernyataan dibuat Nayef itu menjadi bagian dalam acara Peluang Kerja di negeri Dua Kota Suci itu.
Direktur Divisi Perencanaan Biro Investigasi Umum Saudi, Jenderal Mohsen al-Sheeani, mengatakan penempatan kerja bagi perempuan di biro ini nantinya akan difokuskan pada pekerjaan sosial dan kemanusiaan. Dia menjelaskan para perempuan ini juga akan berinteraksi dengan para tahanan dan melakukan sosialisasi serta bekerja di bidang bisnis administrasi.
Dia menjelaskan tugas dan fungsi pekerjaan bagi para perempuan ini nantinya juga akan disesuaikan dengan syariah Islam.
Sheeani menyatakan Kementerian Dalam Negeri Saudi saat ini juga mulai melihat pentingnya memanfaatkan kemampuan siswi internasional Saudi untuk dijadikan penyelidik. Para siswi Saudi ini menjalani program pendidikan luar negeri dikeluarkan Raja Abdullah.
Menurut Sheeani, biro investigasi memang menghadapi banyak kesulitan dalam membina hubungan dengan pelajar internasional. Ini lantaran untuk melakukan hubungan dengan para pelajar-pelajar ini bukan hal yang mudah.
Surat kabar al-Watan menulis, sejumlah besar siswi internasional Saudi terlihat sangat antusias mengenai adanya kesempatan kerja di bidang yang terbilang baru bagi kaum hawa ini.
(mdk/fas)