Ani Yudhoyono ditangani RS spesialis saraf terbaik di AS
Bidang penanganan saraf RS Allegheny berstatus "Blue Shield" alias rujukan utama di negara itu.
Ibu negara Ani Yudhoyono menderita gangguan saraf di leher. Tim dokter kepresidenan RSPAD Gatot Subroto merujuknya ke Allegheny General Hospital, salah satu rumah sakit spesialis saraf terbaik di Amerika Serikat.
Rumah Sakit Allegheny terletak di 320 East North Avenue, Kota Pittsburgh, Negara Bagian Pennsylvania. Hasil survei Lembaga Thompson Healthcare Reuters memasukkan institusi kesehatan ini di jajaran 100 rumah sakit terbaik di Negeri Paman Sam itu.
Bidang penangan saraf Allegheny bahkan dianugerahi status 'Blue Cross Blue Shield' alias rujukan utama oleh Lembaga Kesehatan Highmark.
Berdasarkan situs resmi Allegheny di www.wpahs.org, rumah sakit ini memiliki Lembaga Penelitian khusus Neurosains, menangani segala macam gangguan saraf. Ada 800 dokter spesialis, semuanya siap menangani Ani Yudhoyono.
Operasi yang harus dijalani ibu negara merupakan salah satu yang rutin dijalankan lembaga ini. Pihak Allegheny bahkan menyediakan layanan operasi bebas transfusi darah, operasi robotik, serta pembedahan biasa.
Biaya operasi dan perawatan tidak dijelaskan karena bersifat rahasia. Namun dari survei Spinal Cord Injury Statistical Center, Birmingham 2008, rata-rata pasien gangguan tulang belakang di Amerika mengeluarkan biaya hingga USD 1,3 juta per tahun, termasuk perawatan pascaoperasi.
Ibu Ani dijadwalkan naik meja operasi pada 15 Juni mendatang. Selama di rumah sakit, dia ditemani putra bungsunya, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Ketua Tim Dokter Kepresidenan Brigjen Dr. Aris Wibudi. Rombongan sudah berangkat ke Amerika menggunakan pesawat komersial kemarin sore.
Pada Maret lalu, Ibu Ani menjalani operasi pengangkatan kantung empedu oleh tim dokter kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Namun untuk penyakit kali ini, dia harus berobat ke AS.
"Dokter kepresidenan memberikan rekomendasinya, tidak memungkinkan dilaksanakan di dalam negeri," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (12/6).(mdk/fas)