LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ali Banat miliarder dermawan asal Sydney meninggal dunia karena kanker

Ali Banat miliarder dermawan asal Sydney meninggal dunia karena kanker. Miliarder Muslim yang mengelola sebuah bisnis itu menyumbangkan harta kekayaannya setelah dokter menyatakan bahwa hidupnya tak akan lama lagi.

2018-05-31 15:47:17
Muslim
Advertisement

Ali Banat, seorang pria Muslim dari Sydney, Australia, melakukan hal mulia sebelum meninggal dunia. Miliarder Muslim yang mengelola sebuah bisnis itu menyumbangkan harta kekayaannya setelah dokter menyatakan bahwa hidupnya tak akan lama lagi.

Ali Banat terbiasa menjalani gaya hidup mewah dan dikelilingi barang-barang mahal mulai dari pakaian buatan desainer ternama hingga mobil-mobil yang mencolok. Namun tiga tahun lalu, dia didiagnosis mengidap kanker. Hal tersebut membuatnya mengambil keputusan untuk berbuat baik selama sisa hidupnya.

Ali membuat sebuah video bertajuk 'Gifted With Cancer' yang menjadi viral setelah kematiannya. Dalam video tersebut, dia menunjukkan kamar tidur mewahnya, beberapa sepatu dari Louis Vuitton, perhiasan senilai puluhan dolar, dan salah satu Ferrarinya yang bernilai USD 60.000.

Advertisement

Namun semua kekayaan itu, kata Ali, tidak ada artinya setelah dia dinyatakan sakit. Dia pun memutuskan untuk menyumbangkan kekayaannya melalui sebuah organisasi Muslim di Seluruh Dunia (MATW).

"Saat Anda tahu sedang sakit dan tidak punya banyak waktu untuk hidup, hal terakhir inilah yang ingin Anda kejar. Berbuat baik kepada semua orang, begitulah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari," kata Ali dalam video tersebut, dikutip dari metro.co.uk, Kamis (31/5).

Sebelumnya Ali didiagnosis hanya memiliki waktu tujuh bulan untuk hidup. Tetapi Ali masih diberi umur hingga tiga tahun. Selama itulah Ali berusaha untuk melakukan kebaikan sebanyak mungkin sebelum akhirnya meninggal dunia kemarin.

Advertisement

Hingga saat ini, organisasi MATW yang dikelolanya sudah membantu ribuan orang di sejumlah negara termasuk Togo, Ghana, dan Burkina Faso. Bahkan, Ali pernah melakukan kunjungan ke Afrika untuk memberikan bantuan bagi orang-orang yang membutuhkan.

Ali sendiri bekerja keras untuk mencari sponsor agar 100 persen donasi bisa diberikan ke berbagai proyek untuk mensejahterakan warga miskin.

Dengan uang tersebut, Ali telah berhasil membangun rumah bagi lebih dari 200 janda, masjid, sekolah, rumah untuk 600 anak yatim piatu, rumah sakit atau pusat medis, hingga membantu pengembangan bisnis warga setempat.

Baca juga:
Australia kembalikan tengkorak bersejarah ke Indonesia
Dubes Australia puji langkah Indonesia sahkan UU Terorisme
Temui JK, Dubes Australia bahas kerja sama perdagangan dan investasi
Kota Wyndham di Australia ini panasnya kebangetan!
Australia bakal pulangkan 5 nelayan NTT yang ditangkap atas tuduhan 'illegal fishing'
7 Orang ditemukan tewas ditembak di Australia

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.