LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Al-Qaidah desak presiden baru Mesir musuhi Israel

"Pemerintahan Islam harus ditegakkan dan gencatan senjata (dengan Israel) wajib dihentikan," kata Zawahiri.

2012-06-18 12:37:21
Al-Qaidah
Advertisement

Pemimpin kelompok radikal Al-Qaidah, Ayman al-Zawahiri, mengirim pesan kepada warga Mesir yang akan memiliki presiden terpilih pertama dalam sejarah. Dia mengimbau siapapun terpilih menjadi presiden harus membatalkan perjanjian damai dengan Israel.

Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Senin (18/6), Zawahiri menyampaikan pesan itu dalam rekaman sepanjang 47 menit dan dikirim ke situs-situs jihad. Salah satu tugas utama  presiden Mesir adalah berperang melawan Israel agar Yerusalem tidak diubah menjadi kota kaum Yahudi. "Pemerintahan Islam harus ditegakkan dan gencatan senjata (dengan Israel) wajib dihentikan," katanya.

Zawahiri adalah pemimpin baru jaringan Al-Qaidah selepas Usamah Bin Ladin tewas dalam serangan pasukan SEAL Amerika Serikat di Kota Abbotabad, Pakistan, tahun lalu. Dia sejauh ini sudah mengirim 10 pesan perjuangan khusus buat warga Mesir.

Pemimpin radikal ini sekaligus menuding Dewan Militer Mesir merupakan boneka Amerika Serikat. Dia menganggap warga Negeri Piramida itu tidak boleh tunduk pada upaya tentara menguasai kembali parlemen dan menyingkirkan koalisi kubu Islam. "Tentara Mesir adalah boneka Amerika menyebarkan paham sekularisme dan kejahatan di seantero negeri itu," ujar Zawahri.

Dalam perkembangan terakhir, calon presiden Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mursi, unggul di putaran kedua ini. Dari keseluruhan 13 ribu tempat pemungutan suara, 12.793 lokasi sudah melaporkan hasil penghitungan.

Mursi mendapat 12,7 juta suara, sementara rivalnya Ahmad Safiq didukung 11,84 juta warga. Mesir hampir pasti menyusul Maroko, Tunisia, dan Libya yang dikuasai kelompok Islam setelah Revolusi Arab merebak tahun lalu.
               (mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.