LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Ahli Penyakit Menular AS Peringatkan Mudik Natal Dapat Tingkatkan Penyebaran Omicron

Perjalanan atau mudik Natal dapat meningkatkan penyebaran virus corona varian Omicron, bahkan di antara kelompok yang telah divaksinasi lengkap. Peringatan ini disampaikan ahli penyakit menular Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci.

2021-12-20 17:09:00
varian omicron
Advertisement

Perjalanan atau mudik Natal dapat meningkatkan penyebaran virus corona varian Omicron, bahkan di antara kelompok yang telah divaksinasi lengkap. Peringatan ini disampaikan ahli penyakit menular Amerika Serikat, Dr Anthony Fauci.

"Tidak ada keraguan soal ini, (Omicron) punya kemampuan luar biasa untuk menular," jelasnya dalam program Meet the Press NBC pada Minggu.

Fauci, penasihat pandemi pemerintah AS, mengatakan varian Omicron sekarang "mengamuk di seluruh dunia".

Advertisement

Sejumlah negara di dunia memperketat tindakan pencegahan mereka di tengah penyebaran Omicron.

Di Eropa, Prancis dan Jerman memberlakukan pembatasan perjalanan dan Belanda menerapkan lockdown Natal.

Dikutip dari BBC, Senin (20/12), pemerintah di dunia juga melaksanakan program vaksinasi booster atau penguat setelah para peneliti mengatakan vaksin tambahan bisa memberikan 85 persen perlindungan melawan penyakit parah.

Advertisement

Fauci menyampaikan, penyebaran cepat Omicron di AS bisa berdampak serius dalam hal layanan kesehatan di seluruh negeri.

"Rumah sakit-rumah sakit kita, jika masalah ini seperti yang tampak sekarang, akan sangat tertekan," jelasnya.

Fauci mengatakan, warga perlu melakukan tindakan pencegahan seperti memakai masker dan jaga jarak. Dia juga mendesak warga Amerika segera divaksinasi dan mendapatkan suntikan booster.

"Perbedaan antara seorang yang divaksinasi dan orang yang telah menerima booster yang terinfeksi, dan seseorang yang terinfeksi tapi belum divaksinasi - ada perbedaan besar terkait risiko keparahan," jelasnya.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Fauci mengatakan orang yang tidak divaksinasi jauh lebih berisiko mengalami infeksi serius dan rawat inap.

Dia juga menambahkan, perlindungan optimal adalah divaksinasi penuh ditambah suntikan booster.

Menurut data Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC), hampir 73 persen populasi AS telah menerima sedikitnya satu dosis vaksin Covid dan 30 persen telah mendapatkan suntikan booster atau penguat.

CDC memperkirakan sekitar 3 persen dari kasus Covid saat ini merupakan varian Omicron, yang sebagian besar tercatat di negara bagian New York.

Sejak awal pandemi, AS mencatat lebih dari 50 juta kasus virus corona dan lebih dari 800.000 kematian.

Baca juga:
Imbas Omicron, WNA dari Inggris, Norwegia dan Denmark Dilarang Masuk Indonesia
Iran Umumkan Kasus Covid Varian Omicron Pertama
Pfizer Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir 2023, Ini Kata Pemerintah
Kurang dari Dua Pekan, Omicron Jadi Varian Dominan di Irlandia
Kesibukan Warga Belanda Berbelanja Keperluan Natal Sebelum Lockdown
Uni Emirat Arab Akan Wajibkan Vaksin Covid-19 untuk Masuk ke Semua Kantor Pemerintah

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.