ABK eks sandera Somalia akan segera dipulangkan ke Indonesia
Para ABK WNI ini sudah selesai menjalani pemeriksaan di Nairobi, Kenya. Namun mereka masih akan menjalani pemeriksaan kesehatan saat tiba di Jakarta, kemudian akan diserahkan kepada keluarga masing-masing.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia Arrmanatha Nasir mengatakan pemulangan warga negara Indonesia eks sandera perompak Somalia, akan dilakukan dalam waktu dekat. Dia menyatakan kondisi mereka dalam keadaan sehat.
"Mereka akan dipulangkan setidaknya satu sampai dua hari ke depan. Para ABK ini sudah didampingi oleh tim Kementerian Luar Negeri yang sudah ada di sana dipimpin oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Lalu Muhammad Iqbal," ujar pria akrab disapa Tata di sela-sela pertemuan bilateral Menlu di Bali, Rabu (26/10).
Tata menjelaskan, saat ini pemeriksaan kesehatan di Nairobi, Kenya sudah selesai. Namun, karena para WNI tersebut sudah disandera hampir lima tahun, sesampainya di Jakarta mereka akan diperiksa kembali.
"Keadaan mereka baik secara umum. Namun, setibanya di Jakarta nanti, mereka akan diperiksa secara lebih lengkap lagi," lanjut Tata.
Setelah proses kesehatan di Jakarta selesai, pemerintah Indonesia akan segera memulangkan mereka ke tangan keluarga masing-masing.
Empat ABK asal Indonesia ini disandera perompak Somalia bersama 22 sandera asa Asia lainnya. Kapal yang mereka tumpangi ditahan oleh para bajak laut di perairan Seychelles pada 26 Maret 2012.
Pada Senin 23 Oktober lalu, Menlu RI Retno Marsudi menyebutkan bahwa pembebasan ini tidak akan terwujud tanpa ada kerja sama.
Menurut Menlu, Indonesia terus bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, terutama Indonesia juga mendapat dukungan dari PBB dalam upaya membebaskan para sandera. Seraya menambahkan, proses pembebasan dari sandera ini juga tidak melibatkan pembayaran tebusan.
(mdk/che)