LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

5 Negara bakal bahas budaya dan agama di Yogyakarta

5 Negara bakal bahas budaya dan agama di Yogyakarta. Kelima negara itu adalah Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia. Menurut Kementerian Luar Negeri, pertemuan ini penting dilaksanakan karena semua negara sama-sama menghadapi ancaman terorisme dan ekstremisme.

2016-10-06 20:09:00
Terorisme
Advertisement

Lima negara yang bergabung dalam MIKTA, akan melakukan pertemuan di Yogyakarta pada 18 Oktober mendatang. Lima negara yang tergabung dalam MIKTA adalah Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki dan Australia.

MIKTA di Yogya nantinya akan membahas mengenai kebudayaan dan agama. Menurut Pelaksana Tugas Direktur Pembangunan Ekonomi dan Lingkungan Hidup Muchsin Shihab, Indonesia sebagai negara multietnis yang tentunya mengerti pluralisme, dan pula toleransi menjadi bagian dari DNA Indonesia.

"Ini aset Indonesia. Dan kita berkewajiban membagi pengalaman hidup dan prinsip Indonesia," ucapnya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri Indonesia, Kamis (6/10).

Menurutnya, pertemuan ini penting dilaksanakan karena semua negara sama-sama menghadapi ancaman terorisme dan ekstremisme. Tahun ini, tema MIKTA adalah Memperkuat Solidaritas Lewat Dialog Antaragama dan Budaya.

Dari tema tersebut, ada tiga hal yang akan dibahas negara anggota MIKTA.

"Pertama, komitmen MIKTA terhadap permasalahan global, ekstremisme, terorisme dan kekerasan. Kedua, mewujudkan kehidupan damai dan toleran. Ketiga, berbagi infomrasi menghadapi tantangan dunia," sambung dia.

Pertemuan ini juga nantinya akan ada dua bagian acara, yaitu dialog dan pertemuan sampingan. Muchsin menjelaskan, dialog nantinya akan dihadiri banyak pihak, selain itu, para tokoh agama dan juga tokoh masyarakat, serta akademisi juga akan diundang dalam dialog ini.

Selain dialog, ada juga kunjungan ke lokasi yang merupakan kekuatan nyata Indonesia akan adanya toleransi.

"Kunjungan akan diadakan ke Candi Prambanan, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Gereja dan juga Pesantren," ungkap Muchsin.

MIKTA kali ini diadakan atas permintaan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tahun lalu dengan membahas isu tentang lintas agama dan budaya.

Ada dua dokumen yang dihasilkan dalam pertemuan MIKTA, yaitu Yogyakarta Message dan Beasiswa Seni Budaya Indonesia.

"Diharapkan nantinya pertemuan ini jadi kontribusi bersama komitmen MIKTA dalam tataran global," pungkasnya.(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.