40 Hari Hilang di Amazon Setelah Pesawat Mereka Jatuh, 4 Bocah Ditemukan Selamat
Mereka berkumpul kembali bersama keluarga mereka pada Sabtu.
Empat bocah yang hilang selama 4o hari di hutan Amazon akhirnya ditemukan selamat. Mereka berkumpul kembali bersama keluarga mereka pada Sabtu.
Empat saudara kandung itu tersesat di Amazon setelah selamat dari kecelakaan pesawat. Mereka ditemukan setelah operasi penyelamatan yang berat dengan melibatkan anjing pelacak, helikopter, dan pesawat.
Menurut jurnalis AFP yang ada di TKP, empat bocah yang tampak kurus dan lemah itu dibawa ke rumah sakit militer di Bogota, Kolombia menggunakan pesawat medis angkatan darat.
Menteri Pertahanan Kolombia, Ivan Velasquez yang mengunjungi rumah sakit mendampingi Presiden Gustavo Petro, mengatakan empat bocah tersebut sedang dalam masa penyembuhan dan mereka tidak bisa memakan makanan padat.
Bocah tertua, Lesly (13) memimpin adik-adiknya melewati kesulitan di hutan.
"Berkat dia (Lesly), nilai-nilai dan kepemimpinannya, tiga anak lainnya bisa bertahan hidup, dengan kepedulian dan pengetahuannya tentang hutan," jelas Velasquez, seperti dilansir AFP, Minggu (11/6).
Jenderal Pedro Sanchez yang memimpin operasi pencarian menyebut anak-anak tersebut juga ditemukan berkat keterlibatan anggota masyarakat adat di Amazon.
"Kami menemukan anak-anak itu: keajaiban, keajaiban, keajaiban!" ujarnya kepada wartawan.
"Mereka bahagia melihat keluarga," kata kakek bocah tersebut, Fidencio Valencia.
"Mereka anak-anak belantara," lanjutnya, menambahkan anak-anak itu tahu bagaimana bertahan hidup di dalam hutan.
"Mereka selamat pertama karena memakan sedikit tepung (yang ditemukan di dalam pesawat), kemudian biji-bijian."
Keempat bocah yang berusia 13 tahun, sembilan tahun, lima tahun, dan setahun itu berasal dari kelompok masyarakat adat Huitoto. Mereka hilang sejak 1 Mei ketika pesawat Cessna 206 yang mereka tumpangi jatuh.
Pilot melaporkan adanya kerusakan mesin hanya beberapa menit setelah lepas landas dari daerah Amazon pedalaman, Araracuara, saat menuju daerah San Jose del Guaviare.
Jasad pilot, ibu empat bocah tersebut, dan seorang pemimpin masyarakat adat ditemukan di TKP jatuhnya pesawat.
(mdk/pan)