3 Gebrakan Venezuela Agar Tak Terus Menjadi Negara Bangkrut
Berikut cara Venezuela tangani krisis di negaranya:
Demi bisa mengatasi krisis Venezuela, Presiden Nicolas Maduro melakukan banyak gebrakan. Krisis di negara ini muncul sejak 2015. Penyebabnya dari berbagai bidang, dari masalah impor dan ekspor minyak hingga korupsi. Alhasil banyak warga Venezuela yang menderita.
Mengetahui kondisi negaranya makin parah, Presiden Maduro akhirnya mencari cara menyelesaikan masalah itu. Berikut cara Venezuela tangani krisis di negaranya:
Cari Investor dari China
Presiden Maduro mengatakan investasi baru dari China akan membantu negaranya menaikkan dengan cepat produksi minyaknya. Hal itu disebut Presiden Maduro mampu menggandakan pembiayaan untuk kembali menggairahkan ekonomi, dan segera keluar dari krisis yang terus mencekik selama beberapa tahun terakhir.
Investasi besar itu akan bantu tingkatkan ekspor minyak ke China hampir dua kali lipat. "Kami mengambil langkah pertama ke era ekonomi baru," katanya. "Kami berada di jalur untuk meraih ekonomi baru, dan perjanjian dengan China akan memperkuatnya." katanya.
Maduro mengatakan di bawah kesepakatan itu, Venezuela akan meningkatkan produksi dan ekspor harian minyak ke China menjadi 1 juta barel per hari.
Meningkatkan Produkasi Minyak
Wakil Menteri Luar Negeri Venezuela untuk wilayah Asia, Timur Tengah, dan Oceania, Ruben Dario Molina mengatakan untuk atasi krisis Venezuela juga mengandalkan minyak mentahnya. Pemerintahan Maduro akan mendongkrak volume produksi minyak bumi.
Selain itu, pemerintah Venezuela sedang mengembangkan mata uang virtual, serta menyelesaikan masalah hubungan bilateral dengan Kolombia.
Investasi Emas
Presiden Maduro juga menyatakan menginvestasikan sebagian dari tabungan pribadinya dalam bentuk emas bersertifikat. Cara ini digunakan untuk mengendalikan hiperinflasi dam mengaktifkan ekonomi Venezuela.
Dia mengaku menghabiskan 350 Bolivar untuk memperoleh sertifikat, yang berfungsi seperti deposito berjangka tetap jatuh tempo dalam setahun dan didukung oleh potongan 1,5 gram emas yang disimpan oleh otoritas keuangan.