20 Penerbangan ubah jalur hindari roket Korea Utara
Semua jalur yang diubah adalah rute penerbangan yang melintasi timur laut Filipina.
Sekitar 20 maskapai yang memiliki jalur penerbangan melintasi Filipina akan mengubah rute mereka. kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi kemungkinan Korea Utara meluncurkan roket Unha-3 pada pekan ini hingga pekan depan, seperti dilansir surat kabar the Philippine Star, Selasa (10/4)..
Badan Penerbangan Sipil Filipina (CAAP) mengatakan maskapai yang bakal mengganti jalur penerbangan mereka, termasuk Philippine Airlines, Cebu Pacific, All Nippon Airways, Japan Airlines, Korean Airlines, Garuda Indonesia, dan Delta Airlines. Perubahan rute ini akan dilaksanakan Kamis pekan ini sampai Senin minggu depan.
Pihak Barat menuding Korea Utara akan meluncurkan rudal berhulu ledak nuklir. Situasi ini memicu ketegangan di Semenanjung Korea dan kawasan Asia Pasifik yang bakal dilintasi. Namun, Pyongyang menegaskan Unha-3 diluncurkan buat membawa satelit komunikasi.
Juru bicara CAAP Floramel Joy Songsong mengungkapkan pihaknya akan menutup tiga jalur udara di wilayah timur laut Filipina. Alhasil, semua penerbangan menuju negara itu harus mengambil rute lebih jauh dan menambah 20 menit waktu perjalanan.
Maskapai penerbangan asal Jepang, JAL dan ANA, juga akan mengubah rute mereka untuk trayek dari Tokyo menuju Manila, Jakarta, dan Singapura. Sedangkan penerbangan domestik tidak akan terganggu.
Menurut pejabat JAL, Norio Higashimine, pihaknya memiliki empat jadwal penerbangan saban hari ke tiga negara tujuan itu. Sebab itu, dia menambahkan, semua pesawat dengan jalur itu akan membawa bahan bakar tambahan buat mengantisipasi perubahan jadwal. ANA juga akan mengubah rute mereka untuk lima jadwal sehari.
Para pejabat Filipina juga telah memperingatkan agar kapal dan perahu nelayan tidak berlayar di perairan wilayah timur laut guna menghindari sisa-sisa roket yang jatuh.
Korea Utara mengatakan pihaknya memilih jalur selatan buat meluncurkan roket mereka supaya rongsokan roket tidak jatuh di daerah negara tetangga. Bagian pertama mungkin akan jatuh di Laut Kuning, barat daya Korea Selatan. Sisanya akan meluncur deras ke perairan di utara Pulau Luzon, Filipina.(mdk/fas)