2 Jet tempur kawal Pesawat Scoot setelah adanya ancaman bom
Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengatakan bahwa dua jet tempur F-15SG menanggapi panggilan pilot setelah adanya ancaman bom dan mengiringi pesawat dari Laut China Selatan kembali ke Changi.
Pesawat Scoot, maskapai berbiaya rendah yang merupakan anak perusahaan dari Singapore Airlines Group, rencananya akan menuju Thailand harus kembali ke bandara dengan pengawalan dua jet tempur. Setelah seorang penumpang mengatakan ada bom di dalam pesawat tersebut.
Operator penerbangan Singapore Airlines, mengatakan salah satu dari penerbangan menuju Hat Yai dikawal kembali ke Bandara Changi dengan aman.
Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan di Facebook, mereka menyadari ancaman yang dibuat oleh penumpang dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada penerbangan TR634 menggunakan pesawat Airbus A320 bermesin ganda itu.
Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen mengatakan bahwa dua jet tempur F-15SG menanggapi panggilan pilot setelah adanya ancaman bom dan mengiringi pesawat dari Laut China Selatan kembali ke Changi.
"Untuk pilot RSAF kami yang sedang on duty 24/7, setiap ancaman dianggap nyata sampai terbukti sebaliknya,” kata Ng di Facebook-nya, dikutip Reuters, Kamis (5/4).
Changi Airport Group mengatakan sumber daya mereka sudah bersiaga dan Polisi Bandara sedang melakukan penyelidikan.
Baca juga:
Begini mewahnya kabin first class terbaru Singapore Airlines
Singapore Airlines pesan 39 pesawat boeing milik AS senilai Rp 183 T
Kembangkan sayap bisnis, Singapore Airlines terbang non-stop ke AS
Singapore Airlines akan terbang non stop ke Manchester
(Video) Kobaran api hanguskan sayap Singapore Airlines
Cerita mahasiswa UNM teror bom Singapore Airlines berujung bui
Polisi tak langsung percaya motif iseng peneror Singapore Airlines