13 Jam Sehari Listrik Padam di Sri Lanka, Rumah Sakit Batalkan Tindakan Operasi
Sri Lanka yang berpenduduk 22 juta itu kini tengah menghadapi krisis ekonomi terparah sejak kemerdekaan pada 1948, dipicu oleh kekurangan mata uang asing untuk membayar barang impor.
Sri Lanka mengumumkan pemadaman listrik selama 13 jam per hari di seantero negeri mulai kemarin karena krisis ekonomi yang kian memburuk.
Sejumlah rumah sakit harus menunda tindakan operasi rutin karena kehabisan stok obat-obatan.
"Kami sudah memerintahkan para petugas untuk memadamkan lampu jalan di seluruh negeri untuk menghemat listrik," kata Menteri Kelistrikan Pavithra Wanniarachchi kepada wartawan.
Sri Lanka yang berpenduduk 22 juta itu kini tengah menghadapi krisis ekonomi terparah sejak kemerdekaan pada 1948, dipicu oleh kekurangan mata uang asing untuk membayar barang impor.
Dilansir dari laman Aljazeera, Jumat (1/4), Badan pengatur listrik negara mengatakan mereka memperpanjang pemadaman listrik selama tiga jam menjadi 13 jam secara nasional sejak kemarin.
Sejak awal bulan lalu Sri Lanka mengalami krisis pasokan listrik karena tidak ada minyak untuk mengaktifkan generator.
Lebih dari 40 persen listrik di Sri Lanka berasal dari pembangkit listrik tenaga air namun semenjak hujan jarang turun, penampungan air kering, kata pejabat setempat.
Sedikitnya dua rumah sakit lagi melaporkan mereka menunda tindakan operasi rutin karena pasokan obat-obatan sangat minim dan mereka ingin mengamankan persediaan untuk kasus-kasus darurat.
Warga yang kesal kemarin berunjuk rasa ke dekat kediaman presiden di Pengiriwatte, Mirihana, kata portal berita News 1st.
Mereka mengacungkan spanduk protes terhadap naiknya harga-harga, gas dan bahan bakar yang langka karena krisis listrik.
Solar, bahan bakar utama bus dan kendaraan komersial lainnya sudah tidak dijual di seantero negeri.
Bensin masih dijual tapi dengan pasokan yang sangat sedikit sehingga pengendara meninggalkan mobil mereka dalam jalur antrean di pom bensin.
Baca juga:
Krisis Sebabkan Penimbunan Bahan Bakar, Sri Lanka Kerahkan Tentara ke Pom Bensin
Gelap Gulita Sri Lanka di Tengah Pemadaman Listrik Terpanjang
Dukun Sri Lanka Meninggal karena Covid Setelah Buat Ramuan Anti Virus Corona
Potret Uniknya Masjid 'Permen' di Sri Lanka, Pertama Kali Ditutup Setelah 112 Tahun
Fakta Unik Satwa: Gajah di Sri Lanka Wajib Punya 'KTP'
Militer Sri Lanka Selidiki Tentara yang Diduga Permalukan Warga Muslim
Sri Lanka Kerahkan Pasukan Bersenjata untuk Kawal Lockdown