Polisi Sebut Penculikan Bayi di Angkot Lebak Bulus-Parung Hoaks
Pelaku penyebar hoaks yang tak lain adalah seorang ibu-ibu kini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.
Baru-baru ini ramai di media sosial kabar penculikan bayi di dalam angkutan umum. Dalam informasi yang tersebar, ibu bayi terkena hipnotis oleh pelaku saat penculikan terjadi.
Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharram Wibisono menyebut kabar tersebut adalah berita bohong alias hoaks.
"Itu hoaks, saya sudah share kalau informasi itu hoaks," katanya saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (1/3).
Pelaku penyebar hoaks yang tak lain adalah seorang ibu-ibu kini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan secara intensif.
"Ibu yang membuat berita ini sedang diperiksa di Polsek Pamulang, inisial AS," ujarnya.
Lebih lanjut ia menyampaikan, dalam pemeriksaan sementara diketahui AS melakukan hal tersebut karena masalah keluarga.
"Untuk sementara motif nya adalah permasalahan pribadi atau keluarga. Kita masih dalami ya," katanya.
Berikut informasi hoaks tersebut yang beredar di media sosial:
Telah diculik
Keponakan Dari ibu yulianah
Umur anak 5 bulan
Jenis kelamin perempuan
Kejadian d Angkot lebak bulus parung
Ibunda si bayi dihipnotis d Angkot
Diturunkan di pondok cabe oleh pelaku.penculikan
Kejadian Hari sabtu 29feb 2020 sekitar jam 16.00
Mohon bagi bapak ibu yg menemukan bayi tersebut agar menghubungi bu Yulianah d nomor+62 813-1437-8368
Mohon Bantu d share ke semua orang agar lekas d ketemuan
Terima kasih