LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK-FAKTA

CEK FAKTA: Viral Video Bentrokan di Petamburan, Ini Faktanya

Dalam video berdurasi 1 menit 9 detik itu terlihat aksi bentrokan warga

2020-12-10 14:56:00
Cek Fakta
Advertisement

Sebuah video yang disebut-sebut terjadi di Petamburan, Jakarta Pusat beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 9 detik itu terlihat aksi bentrokan warga.

turnbackhoax

Advertisement

“Suasana Petamburan saat ini
Jam 5:49
Polisi mulai menembak-nembakin lagi
Polisi mulai nembak-nembakin lagi
Biadab kalian polisi
Tadi katanya mau negosiasi
Tapi ternyata begini lagi
Polisi menembaki rakyat-rakyatnya”

Penelusuran

Penjelasan terkait video bentrokan di Petamburan, dijelaskan dalam artikel turnbackhoax berjudul "[SALAH] Pesan Berantai Video “Suasana Petamburan Saat Ini Jam 5:49”" pada 10 Desember 2020.

Advertisement

(1) First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”

turnbackhoax

SUMBER membagikan kembali video peristiwa tahun lalu (2019) untuk membuat kesimpulan salah bahwa peristiwa terjadi saat ini, berkaitan dengan HRS (Habib Rizieq Shihab).

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "FPI DKI: Yang Rusuh di Petamburan Warga Luar Ingin Adu Domba" pada 22 Mei 2019, dijelaskan adanya bentrokan yang terjadi di Petamburan

Ketua DPD FPI DKI Jakarta Habib Muhsin menegaskan kerusuhan yang terjadi di sekitar Petamburan dan Jalan KS Tubun bukanlah warga sekitar. Menurutnya, ada pihak ketiga yang ingin mengadu domba.

"Alhamdulillah dengan tokoh masyarakat Petamburan dan Kapolres bisa mengkondusifkan lokasi di Petamburan. Ini dilakukan pihak ketiga sengaja buat kekacauan. Ini yg dilakukan ada pihak ketiga ada adu domba," kata Habib Muhsin di lokasi bersama Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi, Rabu (22/5).

Sementara itu, Hengki juga memastikan sejumlah orang yang diamankan dalam kerusuhan itu bukanlah warga Petamburan dan KS Tubun.

"Sebagian besar dari luar daerah Tasik apa itu Majalengka dan Banten. Masyarakat tak ada yang kenal. Bahkan sempat bentrok juga (perusuh) dengan warga karena tak terima properti mereka dirusak," katanya.

Hengki menjelaskan awal mula kejadian ada sekelompok massa melempari mobil patroli polisi di Petamburan. Kemudian, pasukan didatangkan ke lokasi. Ternyata, massa melakukan perlawanan.

"Jadi yang bawa senjata bukan warga Petamburan. Kita bersama FPI memisahkan. Kita minta masyarakat tenang sudah pukul mundur," katanya.

Kesimpulan

Video bentrokan di Petamburan yang sedang beredar adalah hoaks. Video itu diambil pada 2019.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.