LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK-FAKTA

CEK FAKTA: Video Sebut Letusan Terakhir Gunung Toba Tahun 1883, Simak Penjelasannya

Letusan Gunung Toba terjadi 75.000 tahun yang lalu. Sedangkan letusan gunung tahun 1883, yakni letusan Gunung Krakatau

2021-12-13 13:37:00
Cek Fakta
Advertisement

Video perbandingan kondisi Danau Toba saat ini dan beberapa tahun lalu beredar di media sosial. Pengunggah video juga memberikan informasi yang menyebut letusan terakhir Gunung Toba tahun 1883.

©2021 Media Sosial

Advertisement

"letusan terakhir gunung toba tahun 1883"

Penelusuran

Cek fakta merdeka.com menelusuri informasi tersebut. Mengutip merdeka.com berjudul "Mengenang Peristiwa 26 Agustus 1883, Meletusnya Gunung Krakatau di Selat Sunda", dijelaskan letusan gunung yang terjadi pada tahun 1883 adalah letusan Krakatau. Tepatnya pada 26 Agustus 1883.

Advertisement

Letusan gunung Krakatau pada 1883 menjadi salah satu letusan gunung berapi yang sangat dahsyat dan berbahaya dalam sejarah bencana di Indonesia. Letusannya yang hebat telah meruntuhkan sebagian besar tubuh gunung berapi bersama Pulau Rakata ke dalam laut. Hanya kalderannya saja yang muncul di atas permukaan laut dan fenomena ini hanya terjadi pada Krakatau dan Tambora dalam sejarah gunung berapi di abad ke-19.

Saat meletus pada 26 dan 27 Agustus 1883, Krakatau mengeluarkan jutaan ton batu, debu dan magma, materialnya menutupi wilayah seluas 827.000 km. Pada hari kedua, letusan Krakatau diikuti oleh gelombang besar tsunami yang membawa material vulkanik berupa magma dan batu panas menghantam pesisir Lampung dan Banten.

Kemudian mengutip Liputan6.com berjudul "Sejarah Kelam Danau Toba 75.000 Tahun Lalu, Ada Temuan Baru", dijelaskan erupsi Gunung Toba terjadi sekitar 75.000 tahun yang lalu.

Danau Toba tidak selamanya berupa badan air yang luas, dalam, indah, dengan Pulau Samosir yang muncul di tengah. Dahulu kala, berupa gunung purba super (supervolcano). Apa yang kita saksikan hari ini hanyalah kaldera, yang tersisa dari erupsi besar yang terjadi sekitar 75.000 tahun lalu.

Tak diketahui ukuran persis Gunung Super Toba. Yang jelas, lubang peninggalannya menjelma menjadi Danau Toba yang panjangnya 100 kilometer, lebar 30 kilometer, dan kedalaman mencapai 505 meter. Saking besarnya bahkan bisa dilihat dari angkasa luar.

Letusan Toba adalah peristiwa kolosal. Gunung itu memuntahkan sekitar 3.000 kilometer kubik batu dan abu vulkanik yang menyebar ke seluruh penjuru Bumi.

Seperti dimuat situs NASA, aliran piroklastik atau awan yang merupakan campuran gas panas, serpihan batu, dan abu, mengubur wilayah sekitar 20.000 kilometer persegi di sekitar kaldera.

Di Pulau Samosir, tebal lapisan abu bahkan mencapai 600 meter. Abu Toba juga menyebar ke seluruh dunia. Di India misalnya, ketebalan abu diperkirakan sampai 6 meter.

Abu dan gas vulkanik Gunung Toba yang menyembur dan meledak di atmosfer, menghalangi masuknya sinar matahari. Hanya sebagian, memang. Tapi efeknya mampu menurunkan suhu global hingga 3,5 derajat. Memicu musim dingin vulkanik yang berlangsung 6 hingga 10 tahun. Dunia kacau balau. Tanaman mati, kelaparan merajalela.

Kesimpulan

Informasi letusan terakhir Gunung Toba terjadi tahun 1883 adalah tidak benar. Letusan Gunung Toba terjadi 75.000 tahun yang lalu. Sedangkan letusan gunung tahun 1883, yakni letusan Gunung Krakatau.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.