LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK-FAKTA

CEK FAKTA: Kabar Hoaks Biarawati di Samarinda Meninggal karena Corona

Informasi adanya biarawati berinisial MR, yang menjadi pasien salah satu rumah sakit swasta dan meninggal akibat positif corona (Covid-19), bikin heboh warga Samarinda. Kabar itu dipastikan tidak benar. Dari hasil tes, pasien bersangkutan meninggal bukan karena terjangkit Covid-19.

2020-04-07 20:35:33
Hoaks
Advertisement

Informasi adanya biarawati berinisial MR, yang menjadi pasien salah satu rumah sakit swasta dan meninggal akibat positif corona (Covid-19), bikin heboh warga Samarinda. Kabar itu dipastikan tidak benar. Dari hasil tes, pasien bersangkutan meninggal bukan karena terjangkit Covid-19.

Informasi itu beredar sejak Minggu (5/4) malam, sampai pagi ini tadi. Warga sempat dibuat resah kabar itu. Apalagi, rumah sakit swasta yang menjadi tempat perawatan biarawati itu cukup terkenal di Samarinda.

"Bahwa kabar beredar, ada dugaan salah satu biarawati M, dikabarkan menderita Covid-19, berita itu tidak benar," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Samarinda dr Osa Rafshodia dalam keterangan pers melalui video conference, Selasa (7/4).

Advertisement

Osa menerangkan, dari riwayat perjalanan, memang biarawati M, usai dari Jakarta sebagai daerah terjangkit, dan menjadi tempat terjadinya penularan transmisi lokal.

Pasien itu kemudian melapor ke Call Center 112 Samarinda, dan dirawat di rumah sakit swasta hingga meninggal Minggu (5/4). Dinkes Samarinda melakukan rapid test.

"Hasil rapid test hasilnya negatif Covid-19. Kemudian swab kami kirim ke laboratorium PCR, hari Senin (6/4) hasilnya keluar dan hasilnya juga negatif. Dipastikan bahwa yang bersangkutan tidak menderita Covid-19," ujar Osa.

Advertisement

Ditanya lebih jauh, hasil pemeriksaan swab begitu cepat bisa diperoleh Dinkes Samarinda, Osa pun punya jawabannya. "Pemkot Samarinda meminta prioritas, sehingga hasil swab diketahui negatif," terang Osa.

Diketahui, meski pasien bersangkutan akhirnya diketahui meninggal dan proses pemakaman mengacu SOP Covid-19, Osa kembali memastikan yang bersangkutan bukan pasien Corona. "Pasien ODP dan PDP-pun, belum tentu Covid-19. Terbukti, di Kota Samarinda ada 9 hasil lab negatif Covid-19," demikian Osa.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.