LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK-FAKTA

CEK FAKTA: Hoaks Warga India Buang Patung Dewa ke Sungai di Tengah Wabah Corona

Klaim warga India membuang patung dewa ke sungai karena tak mampu menyelamatkan mereka di tengah pademi virus corona Covid-19 tidak benar. Video tersebut sudah tayang di Youtube jauh sebelum pandemi Virus Corona muncul.

2020-05-14 17:00:00
Cek Fakta
Advertisement

Sebuah video beredar di media sosial, warga India membuang patung Dewa ke sunggai karena dinilai tak mampu menyelamatkan mereka di tengan pandemi virus corona Covid-19.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Yusuf, pada 12 Mei 2020. Dengan narasi, sebagai berikut:

Advertisement

©2020 Liputan6.com

WARGA DI INDIA MEMBUANG SEMUA PATUNG2 BERHALA MEREKA KEDALAM SUNGAI KARENA PATUNG2 YANG MEREKA SUJUD2 NGA BISA SELAMATKAN MEREKA DARI WABAH VIRUS PENYAKIT COVID 19 ( CORONA)Pada Tanggal 7 Mey 2020# CUMAN TUHAN YESUS KRISTUS LAH JALAN DAN KESELAMATAN MANUSIA.DI LUAR ITU TIDAK ADA JAMINAN KESELAMATAN....

Penelusuran

Advertisement

Cek Fakta Merdeka.com menelusuri klaim warga India membuang patung dewa ke sungai karena tak mampu menyelamatkan mereka di tengah pandemi virus corona. Dikutip dari Cek Fakta Liputan6.com berjudul "Cek Fakta: Hoaks Warga India Buang Patung Dewa ke Sungai di Tengah Pandemi COVID-19" dilakukan penelusuran menggunakan Yandex.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut telah beredar di internet jauh sebelum kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi pada akhir 2019.

Penelusuran lebih lanjut mengarah pada situs Youtube yang diunggah akun NARESH H GOHRANI, pada September 2015.

Video tersebut diberi judul "Ganpati visarjan dont know where but who ever"

Rekaman serupa juga muncul dalam artikel berjudul, Watch: Video shows huge Ganesh idols being tossed into a river yang dimuat situs www.dnaindia.com pada 28 September 2015

Dalam artikel itu dijelaskan bahwa praktik melarung patung dewa ke sungai disebut sebagai 'visarjan' yang kerap menuai kritik dari aktivis lingkungan hidup.

Salah satu alasannya, patung dewa yang digunakan seringkali dibuat dari bahan Plaster of Paris (PoP) dan serat yang bisa membahayakan hewan dan tumbuhan air, serta manusia.

Video yang diposting akun Facebook HvKprasad Prasad kemudian viral. Artikel tersebut juga menjelaskan, belum diketahui asal-usul dan keaslian rekaman itu.

Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut telah beredar di internet jauh sebelum kasus pertama COVID-19 terkonfirmasi pada akhir 2019.

Penelusuran lebih lanjut mengarah pada situs Youtube yang diunggah akun NARESH H GOHRANI, pada September 2015.

Video tersebut diberi judul "Ganpati visarjan dont know where but who ever"

Rekaman serupa juga muncul dalam artikel berjudul, Watch: Video shows huge Ganesh idols being tossed into a river yang dimuat situs www.dnaindia.com pada 28 September 2015

Dalam artikel itu dijelaskan bahwa praktik melarung patung dewa ke sungai disebut sebagai 'visarjan' yang kerap menuai kritik dari aktivis lingkungan hidup.

Salah satu alasannya, patung dewa yang digunakan seringkali dibuat dari bahan Plaster of Paris (PoP) dan serat yang bisa membahayakan hewan dan tumbuhan air, serta manusia.

Video yang diposting akun Facebook HvKprasad Prasad kemudian viral. Artikel tersebut juga menjelaskan, belum diketahui asal-usul dan keaslian rekaman itu.

Kesimpulan

Klaim warga India membuang patung dewa ke sungai karena tak mampu menyelamatkan mereka di tengah pademi virus corona Covid-19 tidak benar. Video tersebut sudah tayang di Youtube jauh sebelum pandemi Virus Corona muncul.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.