CEK FAKTA: Hoaks Penyekapan di Apotek Pancasan Kota Bogor
Video yang beredar terkait aksi perampokan dan penyekapan di salah satu apatek wilayah Pancasan, Kota Bogor tidak benar.
Beredar sebuah video di media sosial Facebook telah terjadi perampokan dan penyekapan di wilayah Pancasan, Kota Bogor, Jawa Barat.
Dalam video tersebut seseorang menyebutkan aksi perampokan dan penyekapan terjadi di sebuah Apotek di wilayah Pancasan, Kota Bogor.
©2020 Merdeka.com/ Facebook
Penelusuran
Penelusuran Cek Fakta Merdeka.com terkait aksi perampokan dan penyekapan disebuah apatek wilayah Pancasan, Kota Bogor, menekukan artikel Kumparan berjudul "Hoaxbuster: Tak Benar Ada Penyekapan di Apotek Pancasan, Kota Bogor" yang menyebutkan aksi tersebut hoak atau tidak benar.
Beredar video penyekapan di Apotek Pancasan, Empang, Kota Bogor. Dalam video itu, si pembuat video menyebut ada maling yang menyekap satu keluarga di dalam apotek.
Namun, menurut Kapolsek Bogor Barat Kompol Sundarti kabar tersebut tidak benar. Ia menjelaskan, saat itu, sebenarnya ada salah satu warga berusia 80 tahun yang ditipu oleh seseorang melalui telepon.
"Modus penipuannya, anaknnya disekap dan minta tebusan. Kejadiannya Rabu malam dan memang sedang ramai di dekat situ," kata Sundarti kepada kumparan, Jumat (8/5).
Karena kaget, korban langsung histeris dan membuat warga sekitar menjadi gaduh. Informasi soal ada seseorang yang disekap pun langsung beredar di masyarakat.
"Anggota kita sudah cek ke lokasi. Saat ini pemilik apotek sudah dimintai keterangan. Jadi bukan perampokan dan penyekapan, tapi lelaki itu menyampaikan ke warga anaknya di sekap dan beredar di warga sekitar," pungkas Sundarti.
Dalam video berdurasi 26 detik itu, si pembuat video menyebut ada satu keluarga yang disekap oleh perampok di dalam apotek. Bahkan, perampok tersebut masih ada di dalam apotek.
Perempuan pembuat video itu juga menjelaskan, warga sekitar sudah keluar dan berkerumun di lokasi.
Kesimpulan
Video yang beredar terkait aksi perampokan dan penyekapan di salah satu apatek wilayah Pancasan, Kota Bogor tidak benar.
(mdk/noe)