LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. CEK-FAKTA

CEK FAKTA: Hoaks Nakhoda Terindikasi Corona di Tanjung Priok

Kabar bahwa nakhoda kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok terindikasi virus Corona adalah tidak benar.

2020-03-06 21:51:55
Hoaks
Advertisement

Beredar pesan singkat disertai gambar adanya nakhoda kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok, terindikasi virus Corona. Informasi tersebar melalui aplikasi percakapan WhatsApp.

Berikut petikan pesan yang menyebar:

"Menginformasikan barusan di JICT bahwa Capt CMA CGM Virgina terkena Corona sehingga Capt kapal tersebut langsung dibawa Mobil Ambulans menuju ke RS Suroso sunter. All Team agar tetap berhati-hati. Thanks

Advertisement

Informasi terupdate dari JICT barusan bahwa ditemukan kembali kru ABK nya di evakuasi kembali ke RS Suroso karena terkena virus corona dan all tally dan TKBM disuruh turun tidak ada yang di kapal CMA CGM Virgina tersebut.

Informasi terupdate Terminal, bahwa nambah 1 lagi agen pelayaran CMA terkena suspect virus corona dan diamankan ke RS Suroso, untuk kapal CMA CGM Jakarta sementara ini masih aman informasi dari pihak Karantina, tetapi tetap kita harus waspada agar jangan ada kontak langsung baik dengan pihak kapal maupun agen pelayarannya ini imbauan dari pihak Terminal. Thanks

Kronologisnya seperti ini nior.

Advertisement

Master reliever dari ukraina join on board di Tj Priok diantar oleh agent pagi tadi dengan kondisi tidak enak badan utk melakukan hand over dengan Master lama, untuk berjaga-jaga KKP datang dan membawa Master reliever ke PMC untuk pemeriksaan lebih lanjut

Tindakan preventif : Pandu tidak akan onboard apabila belum selesai di sterilisasi oleh KKP

tindakan preventif ini sudah disetujui oleh syahbandar dan sudah di sosialisasikan kepada pandu tanjung priok

Penelusuran

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub, Ahmad menegaskan bahwa informasi adanya nakhoda kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok terindikasi virus Corona adalah tidak benar.

"Informasi simpang siur yang beredar melalui percakapan di aplikasi WhatApp, yang menyebutkan adanya Nakhoda kapal berkewargaan Ukraina terindikasi virus Corona adalah informasi tidak benar dan menyesatkan," tegas Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Ahmad, di Jakarta, Jumat (6/3).

Ahmad juga menanggapi adanya informasi yang mengatakan bahwa sandarnya kapal tersebut tidak mengikuti Standar dan Prosedur pemeriksaan kapal asing terkait antisipasi virus Corona dan adanya Anak Buah Kapal (ABK) CMA CGM Virginia yang juga terindikasi virus Corona.

"Sekali lagi, kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Priok tepatnya di Jakarta International Container Terminal (JICT) sudah mengikuti prosedur dan semua ABK dalam kondisi sehat," ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan kronologi kejadian tersebut berawal dari adanya pergantian Nakhoda kapal sebelum kapal tersebut bertolak ke Tanjung Perak Surabaya.

Bermula saat Kapal CMA CGM Virginia dari Tiongkok sandar di JICT Tanjung Priok pada tanggal 5 Maret 2020 pukul 13.00 WIB setelah sebelumnya diperiksa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di zona karantina dan pada akhirnya diizinkan bersandar setelah ada clearance kesehatan dari KKP.

"Hasil observasi oleh KKP tidak ada ABK kapal yang terindikasi virus Corona," kata Ahmad.

Selanjutnya, hari ini (6/3), Surat Persetujuan Berlayar (SPB) diterbitkan oleh Syahbandar Tanjung Priok dan ada pergantian Nakhoda kapal sebelum kapal tersebut akan bertolak ke Pelabuhan Tanjung Perak. Adapun Nakhoda kapal pengganti tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Priok dan diketahui sedang sakit batuk sehingga agen kapal menelpon KKP yang langsung membawa Nakhoda kapal pengganti tersebut ke rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC ) Tanjung Priok.

"Hasil pemeriksaan dikatakan bahwa Nakhoda kapal berkewargaan Ukraina tersebut tidak terindikasi virus Corona melainkan sakit flu biasa. Namun demikian, Nakhoda kapal tersebut masih diobservasi di Rumah Sakit JMC hingga saat ini," jelas Ahmad.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi penyebaran virus Corona, salah satunya antisipasi penyebaran di wilayah Pelabuhan Indonesia dengan menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 8 Tahun 2020 tentang Langkah Siaga Hadapi Penyebaran Virus Corona di Wilayah Pelabuhan Indonesia.

Kesimpulan

Kabar bahwa nakhoda kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok terindikasi virus Corona adalah tidak benar.

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.