Presiden Real Madrid Mulai Habis Kesabaran terhadap Kylian Mbappe, Disuruh Main di El Clasico Lawan Barcelona
Meskipun catatan performanya di lapangan cukup mengesankan, Kylian Mbappe tetap mendapat kritik tajam dari para penggemar, rekan setim, serta manajemen klub.
Kylian Mbappe menghadapi tantangan besar di Real Madrid. Meskipun statistik penampilannya di lapangan menunjukkan performa yang mengesankan, ia justru menerima kritik tajam dari berbagai pihak, termasuk penggemar, rekan satu tim, dan manajemen klub.
Saat ini, Mbappe sedang dalam proses pemulihan cedera hamstring. Namun, alih-alih beristirahat total, ia terlihat sedang berlibur di Sardinia bersama kekasihnya, Ester Exposito.
Tindakan ini memicu kemarahan publik, terutama saat ia kembali ke Bandara Madrid bersamaan dengan perjuangan timnya melawan Espanyol untuk menghentikan langkah Barcelona di La Liga.
Ketidakhadiran Mbappe dalam mendukung tim di saat-saat krusial ini dianggap sebagai bentuk ketidakpedulian. Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meskipun tidak menyebutkan namanya secara langsung, sempat mempertanyakan komitmen pemain tersebut.
Menurut laporan dari Marca, perilaku Mbappe, mulai dari kunjungannya ke Paris saat cedera pada bulan Maret hingga liburannya ke Cagliari di saat tim sedang berjuang, telah menciptakan jarak di ruang ganti. Hubungannya dengan rekan setim dan staf pelatih dilaporkan semakin merenggang. Bahkan, ada kabar bahwa para pemain Real Madrid lebih menunjukkan dukungan kepada Vinicius Junior dibandingkan kepada Mbappe.
Tekanan dari Florentino Perez
Saat situasi semakin memanas, Diario AS melaporkan bahwa Kylian Mbappe telah mendapatkan izin untuk melakukan pemulihan di Cagliari.
Namun, kepulangannya ke Madrid saat tim sedang bertanding membuat para petinggi klub merasa marah. Hal ini menambah ketegangan yang sudah ada, terutama bagi Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Menurut kabar yang beredar, Perez sudah tidak sabar dengan sikap Mbappe yang dianggap kurang profesional. Ia menuntut agar Mbappe segera pulih dan siap tampil dalam laga El Clasico melawan Barcelona di Camp Nou pada akhir pekan ini. Ini merupakan tuntutan yang berat, mengingat hasil tes medis baru akan dilakukan pada Rabu waktu setempat.
Penyebab Masalah
Sudah dua tahun Real Madrid puasa gelar juara besar. Tekanan untuk segera memberikan trofi menjadi beban berat bagi Mbappe.
Meski catatan golnya tidak bisa dibantah, Mbappe kini justru mulai dilabeli sebagai salah satu sumber masalah atas disfungsi permainan tim.
Dengan kritik yang terus mengalir dan tuntutan untuk tampil di laga sepenting El Clasico, masa depan Mbappe di Santiago Bernabeu kini berada di persimpangan jalan.