Karier Terancam, Mykhailo Mudryk Tempuh Jalur Hukum Lawan Hukuman FA terkait Sanksi Doping
Pemain sayap Chelsea, Mykhailo Mudryk, telah secara resmi mengajukan banding terhadap keputusan yang menjatuhkan hukuman larangan bermain selama empat tahun.
Pemain sayap Chelsea, Mykhailo Mudryk, telah resmi mengajukan banding terhadap hukuman larangan bermain selama empat tahun yang dijatuhkan oleh Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Hukuman ini merupakan sanksi maksimal setelah Mudryk dinyatakan melanggar peraturan anti-doping. Sebelumnya, Mudryk sudah lebih dulu diskors sejak Desember 2024 setelah gagal dalam tes doping. Sejak saat itu, ia belum kembali bermain dalam pertandingan resmi, dengan penampilan terakhirnya terjadi pada November 2024 di kompetisi UEFA Europa Conference League.
Setelah keputusan resmi dikeluarkan, Mudryk segera mengambil langkah hukum dengan mengajukan banding kepada Court of Arbitration for Sport (CAS). Berdasarkan laporan yang beredar, dokumen banding tersebut telah diajukan sejak Februari 2026, dan prosesnya saat ini masih berjalan. Pihak CAS telah mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak sedang bertukar dokumen tertulis, namun jadwal sidang untuk kasus ini belum ditentukan.
Belum ada pernyataan dari Chelsea
Hingga saat ini, Chelsea belum memberikan pernyataan resmi mengenai kasus yang sedang berlangsung. Sejak sanksi pertama kali dijatuhkan, klub telah melakukan penyelidikan internal dan melarang Mudryk untuk berlatih dengan tim utama. Meskipun demikian, Mudryk tetap berusaha menjaga kebugarannya secara mandiri sambil menunggu hasil dari proses banding yang diajukan. Dia juga terus menekankan bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus ini.
Dalam upaya untuk membela diri, Mudryk telah menunjuk firma hukum olahraga yang sebelumnya menangani kasus Paul Pogba ketika menghadapi sanksi serupa. Namun, jika bandingnya tidak berhasil, pemain berusia 25 tahun ini berisiko harus menjauh dari dunia sepak bola untuk waktu yang sangat lama, yang tentunya akan menjadi pukulan berat bagi kariernya. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya hasil banding tersebut bagi masa depan Mudryk di dunia sepak bola.
Kronologi Kasus
Kasus ini dimulai ketika hasil tes urine rutin menunjukkan hasil negatif pada bulan Desember 2024. Akibat temuan tersebut, Mudryk langsung dikenakan skorsing sementara oleh pihak berwenang. Setelah proses investigasi yang berlangsung, FA secara resmi mendakwanya pada bulan Juni 2025. Pada akhirnya, putusan yang dijatuhkan adalah larangan bermain selama empat tahun.
Meskipun FA tidak mengungkapkan rincian lengkap mengenai kasus ini, sumber-sumber menyebutkan bahwa Mudryk terdeteksi mengonsumsi meldonium saat memperkuat timnas Ukraina pada bulan Oktober 2024. Dalam praktiknya, hukuman yang dijatuhkan biasanya dihitung sejak awal masa skorsing. Ini berarti, jika tidak ada perubahan, Mudryk diperkirakan baru bisa kembali bermain sekitar bulan Desember 2028. Sumber: ESPN