John Herdman Jelaskan Alasan di Balik Promosi Mathew Baker ke Timnas Indonesia
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan alasan promosi Mathew Baker dari timnas U-19 ke tim senior untuk FIFA Matchday pada Juni 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan alasan di balik promosi Mathew Baker dari Timnas U-19 untuk FIFA Matchday Juni 2026.
Sebelumnya, Baker direncanakan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026. Namun, penampilan impresif yang ditunjukkannya selama pemusatan latihan membuat Herdman mengambil keputusan yang berbeda.
Baker baru saja menyelesaikan training camp bersama Timnas Indonesia di Jakarta pada 26-30 Mei 2026, yang dirancang untuk persiapan Piala AFF 2026.
Herdman menjelaskan bahwa pemanggilan Baker merupakan bagian dari program yang telah disusun oleh tim pelatih sebagai strategi akselerasi untuk mempercepat perkembangan pemain muda berbakat.
"Kami memiliki sebuah strategi yang disebut strategi akselerasi. Tujuannya adalah untuk mempercepat talenta muda," ujar Herdman, menekankan pentingnya pendekatan ini dalam pengembangan pemain.
Hanya yang Memenuhi Kriteria
Herdman mengungkapkan bahwa tidak semua pemain muda akan diterima dalam program tersebut.
Hanya mereka yang memenuhi kriteria tertentu sesuai dengan kebutuhan Timnas Indonesia yang akan mendapatkan peluang lebih cepat.
“Talenta yang menunjukkan beberapa indikator profil untuk posisi-posisi yang kami lihat di Timnas Indonesia,” kata Herdman.
“Dia tentu saja menunjukkan bisa memenuhi beberapa indikator tersebut di pemusatan latihan yang kami adakan pada Mei 2026,” tuturnya.
John Herdman Terkesan
Performa Baker selama pemusatan latihan menjadi salah satu faktor yang membuat Herdman terkesan. Dia mengamati bahwa pemain yang lahir di Melbourne, Australia, pada 13 Mei 2009 ini mampu menunjukkan kualitas yang memenuhi ekspektasi.
"Kami sangat terkesan dengan apa yang kami lihat. Semakin muda Anda bisa memulai karier internasional Anda, semakin besar peluang yang Anda miliki untuk melompat ke tahap karier Anda berikutnya," ungkap Herdman.
Herdman kemudian membandingkan situasi Baker dengan beberapa pemain muda yang pernah ditangani saat masih melatih Timnas Kanada. Dia berpendapat bahwa pengalaman bermain di tim nasional sering kali menjadi jembatan menuju peluang yang lebih besar.
"Saya pernah bekerja dengan Jonathan David dan Liam Millar. Mereka adalah pemain muda yang diberi kesempatan di tim nasional, lalu menemukan diri mereka berada di klub-klub besar dan momen-momen besar," tambah Herdman.
Didampingi Kevin Diks
Herdman mengungkapkan melihat potensi yang sangat menjanjikan dalam diri Baker. Oleh karena itu, ia ingin pemain dari Melbourne City yang berada di Australia tersebut memperoleh pengalaman berharga dengan berlatih langsung bersama para pemain senior Timnas Indonesia.
"Dengan Mathew, kami melihat sedikit potensi itu dalam dirinya. Penting bagi dia untuk mengekspos dirinya," jelas Herdman.
Selama berada di Timnas Indonesia, Baker juga mendapatkan bimbingan dari Kevin Diks. Herdman meyakini bahwa pengalaman tersebut akan sangat berharga bagi perkembangan pemain yang sebelumnya pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan Timnas Australia U-17.
"Kevin Diks mementorinya minggu ini sehingga dia mendapatkan paparan dari seorang pemain Bundesliga dengan pengalaman internasional," terang Herdman.
Perjalanan Baker Masih Panjang
Meskipun merasa senang dengan kemajuan yang telah ditunjukkan, Herdman menegaskan bahwa perjalanan Baker masih sangat panjang.
Ia mengamati bahwa ada awal yang menjanjikan dari pemain muda ini, yang kini memiliki kesempatan untuk merasakan atmosfer bermain di Timnas Indonesia.
“Dia tidak terlihat salah tempat. Dia memulai kamp dengan baik. Sikapnya luar biasa. Tetapi dia masih muda, dan perjalanannya masih panjang,” papar Herdman.
Dengan pernyataan tersebut, Herdman menunjukkan keyakinan akan potensi Baker, meskipun ia menyadari bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari dan dicapai oleh pemain muda ini dalam kariernya ke depan.