Hadapi Irak, Pelatih Norwegia Berharap ke Erling Haaland
Pelatih Norwegia Stale Solbakken berharap Erling Haaland menjadi pembeda saat menghadapi Irak pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026.
Norwegia menatap laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026 dengan optimisme tinggi. Pelatih Stale Solbakken berharap ketajaman Erling Haaland mampu menjadi kunci kemenangan saat menghadapi Irak di Stadion Gillette, Boston, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026) WIB seperti dikutip Antara.
Solbakken menilai Haaland sebagai salah satu senjata utama yang dimiliki timnya dalam upaya mengawali turnamen dengan hasil positif. Menurut dia, penyerang Manchester City tersebut memiliki kualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
"Semoga Erling (Haaland) bisa memberikan dampak yang sangat besar. Saya pikir dia adalah pencetak gol terbaik di dunia," kata Solbakken seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Haaland Jadi Andalan Norwegia
Norwegia kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah penantian selama 28 tahun. Selain Haaland, skuad Singa Nordik juga diperkuat sejumlah pemain top Eropa, termasuk Martin Odegaard.
Meski demikian, Solbakken menegaskan fokus timnya saat ini hanya tertuju pada laga melawan Irak. Ia menyebut Grup I merupakan salah satu grup paling kompetitif di turnamen.
"Kami berada di grup yang sangat kompetitif, mungkin yang tersulit. Jika kami bisa memulai dengan tiga poin, maka kita berada di jalur yang benar," ujarnya.
Solbakken juga memastikan kondisi Haaland berada dalam keadaan prima setelah mendapat waktu istirahat pada akhir musim.
"Semoga kami bisa memberinya umpan yang bagus karena, jika kami memberinya kesempatan, dia cenderung mencetak gol," katanya.
Generasi Emas Norwegia
Di sisi lain, gelandang Norwegia Patrick Berg menilai skuad saat ini merupakan salah satu generasi terbaik yang pernah dimiliki negaranya.
Pemain Bodo/Glimt itu datang ke Piala Dunia setelah menjalani musim impresif, termasuk membantu klubnya melaju jauh di kompetisi Eropa. Ia optimistis pencapaian tersebut bisa berlanjut bersama tim nasional.
"Tentu saja, di tahun 90-an, tim ini tampil sangat baik. Tetapi jika anda melihat para pemain yang kita miliki sekarang, saya pikir kita memiliki bintang-bintang terbesar yang pernah kita miliki, yaitu Haaland dan Odegaard, serta banyak pemain lainnya. Mereka memiliki peran besar di beberapa tim terbesar di dunia," kata Berg.
Irak sendiri kembali tampil di putaran final Piala Dunia setelah absen selama empat dekade. Pertemuan kedua tim diprediksi menjadi salah satu laga menarik pada fase awal Grup I.