Bursa Transfer Pemain: Raheem Sterling Selektif Pilih Klub Anyar, Pokoknya Harus Transfer Permanen
Keberadaan Raheem Sterling di Chelsea semakin tidak menentu.
Nasib Raheem Sterling di Chelsea semakin tidak menentu. Meskipun masih terdaftar sebagai pemain The Blues, winger senior asal Inggris ini kini terjebak dalam situasi yang tidak jelas, terpinggirkan dari skuad utama dan hanya berlatih terpisah bersama kelompok pemain yang dijuluki "bomb squad".
Sterling, yang telah mencatatkan 82 caps bersama Timnas Inggris, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-31 pada Desember 2025. Namun, kariernya tampak terhenti total setelah tidak lagi menjadi bagian dari rencana utama Chelsea sejak musim lalu.
Masa peminjamannya di Arsenal pada musim lalu juga berakhir tanpa memberikan dampak yang berarti. Hingga memasuki paruh kedua musim ini, Sterling belum pernah tampil untuk Chelsea dan terakhir kali bermain untuk klub asal London Barat tersebut pada Mei 2024.
Meskipun demikian, reputasi Sterling sebagai pemain berpengalaman masih tersisa. Ketertarikan dari klub-klub Eropa mulai muncul seiring dengan dibukanya bursa transfer Januari, dengan Italia menjadi negara yang paling serius memantau situasinya.
Napoli Tertarik
Sky Sports melaporkan bahwa Napoli sedang mempertimbangkan untuk merekrut Sterling dengan status pinjaman.
Pelatih Antonio Conte dilaporkan ingin memperkuat kedalaman skuadnya guna menjaga peluang dalam perburuan gelar Serie A. Saat ini, Napoli berada di posisi ketiga klasemen, tertinggal enam poin dari Inter Milan yang memimpin, dan mereka berusaha mempertahankan gelar juara yang diraih musim lalu.
Pengalaman Sterling, terutama sebagai pemain yang telah meraih gelar Premier League sebanyak empat kali, dianggap dapat menjadi aset berharga bagi Napoli dalam persaingan yang ketat di papan atas Liga Italia.
Namun, ketertarikan Napoli terhadap Sterling belum tentu berujung pada kesepakatan. Faktor pribadi sang pemain dinilai cukup penting dalam menentukan langkah selanjutnya.
Ini menunjukkan bahwa keputusan akhir tidak hanya bergantung pada keinginan klub, tetapi juga pada preferensi dan situasi Sterling sendiri. Oleh karena itu, pihak Napoli harus mempertimbangkan berbagai aspek sebelum memutuskan untuk melanjutkan proses negosiasi.
Fulham Jadi Pilihan Utama
Berdasarkan laporan dari Sky Sports, Raheem Sterling lebih memilih untuk tetap berada di London jika ia harus meninggalkan Chelsea. Ia dilaporkan tertarik untuk bergabung dengan Fulham, yang akan menjadi langkah geografis terdekat dari Stamford Bridge. Sebelumnya, ESPN juga menyebutkan bahwa Fulham dan West Ham United sedang mengawasi situasi Sterling.
Namun, keinginan pemain untuk pindah secara permanen menjadi masalah utama dalam proses negosiasi.
Selain itu, masalah lain yang muncul adalah gaji Sterling yang sangat tinggi. Saat ini, ia menerima sekitar 325 ribu per pekan, yang merupakan angka yang sulit untuk ditandingi oleh klub-klub Premier League di luar kelompok elit.
Chelsea dilaporkan ingin segera mengurangi beban gaji tersebut, mengingat kontrak Sterling masih berlaku hingga akhir musim 2026/2027.
Masa Depan Masih Abu-abu
Pelatih Chelsea yang baru, Liam Rosenior, telah menunjukkan niat untuk berkomunikasi dengan Raheem Sterling dan bek Axel Disasi, yang termasuk dalam kelompok pemain yang kurang mendapatkan kesempatan bermain.
"Saya akan berbicara dengan mereka. Kita sedang berada di bulan Januari," ungkap Rosenior.
"Raheem punya karier yang luar biasa. Saya sangat menghormatinya. Axel juga pemain yang sudah lama saya kagumi. Saya harus berbicara dengan mereka dan juga dengan klub. Jujur saja, saya harus menyusun prioritas satu per satu dan itu akan saya lakukan dalam beberapa hari ke depan."
Walaupun ada sinyal positif dari Rosenior, tampaknya posisi Sterling di skuad utama tidak akan berubah dalam waktu dekat.
Dengan bursa transfer Januari yang masih berlangsung, masa depan Sterling kini sangat tergantung pada apakah ada klub yang bersedia memenuhi tuntutan finansialnya dan keinginannya untuk kembali mendapatkan menit bermain secara reguler.
Situasi ini menunjukkan tantangan yang harus dihadapi oleh Rosenior dalam mengelola skuadnya dan mengoptimalkan potensi pemain-pemain yang ada.
Sumber: ESPN, Sky Sports