Nasib Pilu Pelatih Bahrain: Gagal Loloskan Tim ke Piala Dunia 2026, Bakal Dipecat?
Tim nasional Bahrain mengalami kekalahan 0-2 saat menjamu Arab Saudi dalam pertandingan ke-9 putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Harapan Timnas Bahrain untuk berpartisipasi di Piala Dunia 2026 kini telah pupus. Mereka dipastikan tersingkir setelah mengalami kekalahan pada ronde ketiga kualifikasi. Dalam pertandingan ke-9 putaran ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Bahrain harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 0-2 di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, pada Jumat (6/6/2025) dini hari WIB.
Di saat mereka sangat membutuhkan kemenangan, Bahrain justru kebobolan oleh gol yang dicetak oleh Arab Saudi pada menit ke-16 dan Abdulrahman Al-Obood pada menit ke-78. Dengan hasil ini, Bahrain tidak memiliki peluang untuk finis di posisi ketiga atau keempat klasemen akhir Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Keduanya, Bahrain dan China, mengalami nasib yang sama dengan tidak mampu melangkah lebih jauh menuju Piala Dunia tahun depan.
Satu Laga Tersisa
Walaupun telah dipastikan tidak akan melanjutkan langkah untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026, Bahrain masih memiliki satu laga tersisa untuk menyelesaikan ronde ketiga Kualifikasi zona Asia. Tim yang dipimpin oleh Ali Madan ini akan menghadapi tuan rumah China di Longxing Football Stadium pada Selasa, 10 Juni 2025. Meskipun pertandingan ini tidak akan berpengaruh pada kelanjutan kompetisi, hal ini tetap menjadi ajang untuk mempertahankan harga diri, terutama bagi tim yang akan menempati posisi juru kunci di klasemen akhir.
Bahrain dan China saat ini memiliki nilai yang sama, yaitu 6, dan berada di posisi 5 dan 6. Namun, Bahrain berada di posisi yang lebih baik karena memiliki selisih gol yang lebih baik, yaitu -10, sementara China memiliki selisih gol -14. Dengan demikian, meskipun hasil akhir tidak akan mengubah nasib mereka di kualifikasi, pertandingan ini tetap penting bagi kedua tim untuk menunjukkan performa terbaik mereka.
Dragan Talajic Pasrah
Menurut laporan dari akhbar-alkhaleej pada Jumat (6/6/2025), Dragan Talajic mengungkapkan bahwa ia telah menyerahkan segala keputusan mengenai masa depannya kepada Asosiasi Sepak Bola Bahrain (BFA). Pelatih yang berasal dari Kroasia ini diangkat sebagai pelatih Timnas Bahrain pada 22 Februari 2024 dan telah memimpin tim tersebut dalam 18 pertandingan, yang menghasilkan tujuh kemenangan, lima imbang, dan enam kekalahan.
Setelah kalah 0-2 dari Arab Saudi pada Kamis malam, harapan Bahrain untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia tahun depan pun sirna, dan hal ini berpotensi mempengaruhi masa depannya sebagai pelatih. "Saya tidak tahu apakah federasi akan memperbarui kontrak saya atau tidak," ungkap pelatih berusia 59 tahun tersebut.
Sampaikan Permohonan Maaf
Dragan Talajic juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pendukung tim yang dikenal dengan sebutan Dilmun Warrior, akibat tersingkirnya mereka dari persaingan menuju Piala Dunia 2026. Dalam sembilan pertandingan di ronde ketiga Kualifikasi, Bahrain mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan. Kemenangan tunggal yang diraih adalah saat mengalahkan tuan rumah Australia pada pertandingan pertama yang berlangsung pada September 2024.
"Saya benar-benar minta maaf untuk Bahrain. Kami ingin memberikan hadiah besar untuk masyarakat di hari raya Iduladha, tetapi kami kurang beruntung dan tidak melakukannya," tegas sang pelatih. Hal ini menunjukkan rasa tanggung jawab yang tinggi dari pelatih terhadap hasil yang didapat oleh timnya. Meskipun telah berusaha, hasil yang kurang memuaskan tersebut menjadi pelajaran berharga untuk ke depannya.
Sumber: akhbar-alkhaleej