Kylian Mbappe Soal PSG Juara Liga Champions: Saya Tidak Sakit Hati, Kisah Saya Sudah Berakhir
Kylian Mbappe, striker Real Madrid, menegaskan bahwa ia tidak merasa cemburu terhadap mantan klubnya, PSG meraih kemenangan di Liga Champions.
Striker Real Madrid, Kylian Mbappe, menegaskan bahwa ia tidak merasa cemburu terhadap mantan klubnya, PSG, setelah mereka berhasil meraih kemenangan di Liga Champions. Mbappe pindah dari PSG ke Real Madrid pada musim panas lalu, sementara klub Paris tersebut menutup musim sebelumnya dengan meraih gelar Liga Champions, Ligue 1, dan Piala Prancis meski tanpa kehadiran mantan kapten mereka.
"Saya tidak pergi terlalu cepat; kisah saya dengan PSG sudah berakhir. Saya tidak sakit hati; saya telah mencapai akhir perjalanan," jelas kapten timnas Prancis tersebut, yang mencetak 256 gol selama berseragam PSG.
Penantian panjang PSG akhirnya terbayar setelah mereka berhasil mengalahkan Inter Milan dengan skor 5-0 di final Liga Champions 2024/2025 pada Minggu (1/5/2025) dini hari WIB. Sayangnya, Kylian Mbappe tidak berada di sana untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.
"Saya mencoba segalanya, dan takdir yang membuat itu harus terjadi tanpa saya. PSG memenangkan Liga Champions tanpa saya tidak memengaruhi saya. Saya senang, saya pikir mereka pantas mendapatkannya," tambahnya. Meskipun tidak lagi berseragam PSG, Mbappe tetap merasa bangga atas pencapaian mantan timnya.
Perjuangan sudah lama
Kylian Mbappé menunjukkan sikap lapang dada terhadap mantan klubnya yang berhasil meraih gelar juara. Menurutnya, PSG sudah sepatutnya menikmati hasil dari usaha mereka setelah bertahun-tahun melakukan percobaan.
"Mereka telah mengalami banyak tahun di mana mereka berjuang. Saya juga mengalaminya; saya telah bermain di setiap babak Liga Champions di Paris kecuali untuk kemenangan," ujarnya. Dia menambahkan, "Mereka adalah tim terbaik di Eropa. Saya tidak ingat melihat tim menang 5-0 di final besar."
Dalam pandangannya, perjalanan PSG menuju kesuksesan tidaklah mudah. Mbappé merasakan pengalaman yang sama saat berjuang bersama timnya di kompetisi tertinggi Eropa. Ia menyadari bahwa setiap usaha dan kerja keras yang dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Dengan pencapaian ini, Mbappé berharap PSG dapat terus berprestasi dan menjadi tim yang semakin kuat di masa depan.
Pemain-pemain muda
Kemenangan PSG yang luar biasa dengan selisih terbesar di final menjadi simbol transformasi dalam pendekatan klub belakangan ini, khususnya di bawah arahan direktur olahraga Luis Campos. Setelah ditinggal oleh Neymar, Lionel Messi, dan Kylian Mbappe, klub ini memilih untuk mempercayakan manajer asal Spanyol, Luis Enrique, untuk menangani skuad yang relatif muda. Meskipun tidak memiliki bintang yang mencolok, tim ini memiliki potensi besar berkat banyaknya pemain yang memiliki kemampuan menyerang.