Duh! Restoran Milik Ryan Giggs Gulung Tikar, Tinggalkan Utang Miliaran
Restoran yang dimiliki legenda Manchester United, Ryan Giggs, telah dinyatakan bangkrut. Georges Dining Room and Bar, nama tempat makannya, tiba-tiba ditutup.
Restoran yang dimiliki oleh legenda Manchester United, Ryan Giggs, telah dinyatakan bangkrut. Tempat makan yang dikenal dengan nama George's Dining Room and Bar ini secara mendadak ditutup bulan lalu. Berlokasi di Worsley, Greater Manchester, restoran ini terjerat utang yang cukup besar. Kewajiban yang harus dilunasi mencapai £563.600 (sekitar Rp11,3 miliar).
Penutupan restoran ini mengejutkan banyak orang, terutama para penggemar dan pelanggan setianya. Staf restoran bahkan hanya diberitahu mengenai penutupan tersebut melalui pesan singkat. Perusahaan yang mengelola restoran ini, RKB Ventures Ltd, telah resmi dilikuidasi pada 7 Maret 2025. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai kelangsungan bisnis yang dikelola oleh tokoh terkenal seperti Giggs.
Jumlah Utang Capai Miliaran
George's Dining Room and Bar pertama kali dibuka pada tahun 2014. Restoran ini didirikan oleh Giggs bersama dua rekannya, Kelvin Gregory dan Bernie Taylor. Sayangnya, usaha ini menghadapi masalah keuangan yang serius. Restoran tersebut memiliki utang kepada berbagai pihak, termasuk pemasok dan lembaga keuangan.
Tercatat utang sebesar £129.357 (sekitar Rp2,6 miliar) yang harus dibayar kepada pemasok. Selain itu, pajak yang belum dilunasi mencapai £75.616 (sekitar Rp1,5 miliar). Utang dari bank dan pinjaman lainnya juga berkontribusi dengan total sebesar £44.095 (sekitar Rp887 juta).
Tutup Secara Tiba-tiba
Pada bulan Februari yang lalu, restoran ini secara tiba-tiba menutup operasionalnya. Staf restoran menerima informasi melalui pesan singkat yang menyatakan bahwa bisnis tidak dapat terus berlanjut. Dalam pesan tersebut, dijelaskan bahwa penutupan ini disebabkan oleh penurunan jumlah pelanggan.
Di samping itu, meningkatnya biaya operasional juga menjadi salah satu alasan utama. Seorang karyawan mengungkapkan rasa terkejutnya. "Kami seharusnya bekerja hari ini, tetapi tiba-tiba menerima pesan bahwa restoran ditutup. Kami semua kaget," ujarnya.
Investasi Giggs dalam Berbagai Bidang Usaha
Giggs tidak hanya aktif dalam dunia sepak bola, tetapi juga terlibat dalam berbagai investasi di bidang properti, fashion, dan perhotelan. Pada saat peluncuran restorannya, banyak mantan pemain Manchester United yang hadir untuk memberikan dukungan. Di antara mereka terdapat Bryan Robson, Nicky Butt, dan Gary Neville yang turut meramaikan acara tersebut.
"Kami sudah berteman selama 30 tahun dan selalu ingin menjalankan bisnis bersama," ungkap Giggs pada kesempatan itu. Ia menambahkan, "Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda untuk Worsley." Hal ini menunjukkan komitmen dan visi Giggs dalam memperluas jangkauan bisnisnya di luar lapangan sepak bola. Dukungan dari teman-teman seprofesinya menambah semangatnya untuk sukses dalam usaha ini.
Sumber: The Sun