LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. BOLA

Duh! Mantan Bintang Timnas U-23 Indonesia ini Ditangkap Polisi karena Narkoba, Pernah jadi Pemain Muda Terbaik

Polisi perlu menangkap Syakir Sulaiman karena terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang.

Rabu, 06 Nov 2024 15:46:00
tim indonesia
Duel Syakir Sulaiman (kiri) dengan Mahardiga M Lasut pada laga Bali United vs PSS Sleman di turnamen sepak bola Bali Island 2016 di Stadion Gelora Samudra, Kuta Bali, Selasa (23/2/2016). (Bo (© 2024 Bola.com)
Advertisement

Syakir Sulaiman, yang merupakan mantan bintang di Timnas Indonesia U-23, kini harus menghadapi masalah hukum. Belum lama ini, ia ditangkap oleh Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat. Pria yang lahir pada 30 September 1992 ini diduga terlibat dalam peredaran ribuan obat terlarang, yaitu tramadol dan eksimer. Ia mengaku melakukan tindakan tersebut karena mengalami kesulitan ekonomi.

AKP Tono Listianto, yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Cianjur, mengungkapkan bahwa penangkapan Syakir dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat yang mencurigai adanya peredaran obat terlarang di wilayah mereka. "Kami langsung melakukan pendalaman dan menyebar anggota untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku yang sudah tinggal di Cianjur sejak beberapa tahun terakhir," jelas AKP Tono.

Faktor Ekonomi

Duel Syakir Sulaiman (kiri) dengan Mahardiga M Lasut pada laga Bali United vs PSS Sleman di turnamen sepak bola Bali Island 2016 di Stadion Gelora Samudra, Kuta Bali, Selasa (23/2/2016). (Bo © 2024 Bola.com

Syakir Sulaiman, yang kini berusia 32 tahun, telah mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola profesional sejak tahun 2019. Meskipun masih muda, ia terpaksa pensiun lebih awal akibat beberapa cedera serius yang dialaminya. Cedera-cedera tersebut menjadi penghalang bagi kelanjutan kariernya di dunia sepak bola. Setelah meninggalkan lapangan hijau, kondisi finansial Syakir Sulaiman dilaporkan semakin memburuk. Dalam situasi yang sulit ini, ia merasa terpaksa untuk mengambil langkah berisiko dengan menjual obat-obatan terlarang. Keputusan tersebut tentu bukanlah hal yang mudah, namun ia merasa tidak memiliki pilihan lain untuk bertahan hidup.

Syakir Sulaiman adalah contoh nyata dari seorang atlet yang menghadapi tantangan besar setelah pensiun. Meskipun usianya masih tergolong muda, perjalanan kariernya di dunia sepak bola harus berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Cedera yang dialaminya tidak hanya mempengaruhi performanya di lapangan, tetapi juga berdampak pada kehidupan pribadinya. Ketika beralih dari dunia olahraga, ia menemukan dirinya dalam kesulitan ekonomi yang cukup serius. Dalam keadaan terdesak, ia terpaksa mengambil langkah yang berbahaya, yaitu terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang. Keputusan ini mencerminkan betapa sulitnya hidup tanpa dukungan yang memadai setelah pensiun dari dunia yang telah memberinya banyak pengalaman.

Advertisement

Pemain Muda Terbaik

Duel Syakir Sulaiman (kiri) dengan Mahardiga M Lasut pada laga Bali United vs PSS Sleman di turnamen sepak bola Bali Island 2016 di Stadion Gelora Samudra, Kuta Bali, Selasa (23/2/2016). (Bo © 2024 Bola.com

Syakir Sulaiman dikenal sebagai salah satu talenta muda yang menjanjikan dalam dunia sepak bola Indonesia. Pada tahun 2013, ia berhasil meraih predikat sebagai pemain muda terbaik di Liga Super Indonesia.

Advertisement

Selain itu, pada tahun yang sama, Syakir mendapatkan kesempatan untuk mengikuti trial di Ventforet Kofu, sebuah klub sepak bola yang berbasis di Jepang. Kesempatan ini merupakan bagian dari program Japan Professional Footballers Association (JPFA) yang bertujuan untuk memberikan peluang kepada pemain dari Asia Tenggara yang ingin menemukan klub baru.

Advertisement
Berita Terbaru
  • Pertamina Patra Niaga Resmi Buka PINDEX 2026, Pamerkan Inovasi Engineering Sektor Energi Hilir
  • Perkins International Gelar Lokakarya Pengembangan Anak Usia Dini Inklusif di Banyuwangi
  • Dorong Pertumbuhan, Pemerintah Buka Peluang Kerja Sama Pengembangan Pariwisata Premium Indonesia
  • Tawas Ut: Tanaman Endemik Kalimantan Ini Lebih Efektif Turunkan Gula Darah dari Obat Standar
  • Inflasi Kaltim Mei 2026 Terkendali, Ini Penyebab Kenaikan Tipis dan Upaya Pengendaliannya
  • berita update
  • konten ai
  • merdekabola
  • syakir sulaiman
  • tim indonesia
Artikel ini ditulis oleh
Editor Dian Rosadi
H
Reporter Hery Kurniawan, Rizki Hidayat
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.