Sidang Tuntutan Kasus Narkoba Ditunda, Ini Respons Fariz RM Bikin Kaget
Sidang tuntutan kasus narkoba yang melibatkan Fariz RM kembali ditunda karena jaksa belum siap.
Sidang tuntutan kasus narkoba yang melibatkan Fariz RM kembali mengalami penundaan. Rencana sidang yang seharusnya berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Juli 2025, tidak dapat dilaksanakan karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum siap untuk membacakan tuntutannya.
Majelis hakim memutuskan bahwa sidang tuntutan Fariz RM akan dijadwalkan ulang pada pekan depan, tepatnya pada 4 Agustus 2025. Hakim menekankan kepada JPU agar mempersiapkan tuntutan dengan baik agar tidak terjadi penundaan lagi.
"Terdakwa, penasihat hukum, ini tuntutan dari Penuntut Umum belum siap," jelas hakim mengenai alasan penundaan tersebut. Hakim Ketua juga menambahkan,
"Seharusnya jangan diundur lagi, sudah sesuai SOP Kejagung. Kita kasih kesempatan satu minggu lagi ya. Jadi untuk tuntutan minggu depan, 4 Agustus 2025."
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, diperlukan usaha yang maksimal
Setelah sidang selesai, Fariz RM menyampaikan pendapatnya mengenai penundaan sidang tuntutan tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya akan tetap kooperatif dalam menjalani prosedur yang ada dan berharap mendapatkan hasil yang optimal.
"Saya ikuti saja prosedur. Saya ikuti saja prosedur. Ya, mungkin, tapi mau diapain lagi. Asal semuanya untuk hasil yang baik, kenapa enggak. Enggak apa-apa," ungkap pelantun lagu "Sakura."
Fariz RM menegaskan komitmennya untuk menjalani seluruh proses hukum dengan baik. Ia berharap agar semua langkah yang diambil dapat membawa hasil yang memuaskan. Dengan sikap positifnya, Fariz menunjukkan bahwa ia siap menghadapi tantangan yang ada.
"Saya ikuti saja prosedur. Saya ikuti saja prosedur. Ya, mungkin, tapi mau diapain lagi. Asal semuanya untuk hasil yang baik, kenapa enggak. Enggak apa-apa," ungkap pelantun lagu "Sakura."
Semoga semuanya berjalan dengan aman
Meskipun penundaan ini menyebabkan proses hukum yang dihadapi menjadi lebih lama, Fariz RM tidak merasa keberatan. Ia menjalani setiap langkah dengan penuh kesabaran.
"Enggak apa-apa juga. Insyaallah aman-aman saja sih semuanya. Enggak masalah," ungkap Fariz RM.
Sikap positifnya menunjukkan bahwa ia tetap optimis meskipun situasi yang dihadapi tidak mudah. Keberanian dan ketenangannya dalam menghadapi masalah patut dicontoh, karena ia percaya bahwa segala sesuatu akan berjalan dengan baik pada akhirnya.
Tentang perasaannya
Proses hukum yang berlangsung lama seringkali menimbulkan tekanan bagi banyak orang. Namun, ketika ditanya tentang perasaannya, Fariz RM menyatakan bahwa ia merasa baik-baik saja dan tetap memiliki keyakinan terhadap penegakan hukum di Indonesia.
"Enggak juga, biasa. Saya percaya proses hukum yang berlaku. Saya percaya pada hukum di negeri ini berlaku. Dan saya sebagai warga negara yang baik, ya. Saya akan ikuti saja. Terima kasih banyak," ucap Fariz RM.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3504984/original/065920800_1625734879-artis.jpg)