Saat dipukuli, Nikita Mirzani pasrah pada Tuhan
Pukulan bertubi-tubi dirasakan oleh Nikita Mirzani, bahkan dia lupa berapa kali menerima pukulan.
Pukulan bertubi-tubi dirasakan oleh Nikita Mirzani, bahkan dia lupa berapa kali menerima pukulan. Saat itulah dirinya mengaku pasrah pada Tuhan, karena memang tidak punya kekuatan untuk melawan. Tangannya mengaku dipeganggi oleh beberapa orang.
"Gue sudah pasrah sama Tuhan, kalau memang hancur ya sudahlah hancur saja gitu. Jadi nggak kehitung lah berapa banyak (dipukul), pokoknya banyak," ungkap Nikita Mirzani di Permata Hijau, Jakarta, Senin (29/7).
Nikita juga sempat kepikiran dengan kasus yang baru saja menjeratnya. Dia beberapa kali terjerat kasus hukum dan khawatir untuk kembali berurusan dengan hukum. Sehingga untuk membalas, dia mengaku pikir-pikir.
"Gue pasrah saja, saat itu kalau misalkan gue lawan nanti kejadian lagi, karena kan gue masih punya case, masih punya apa namanya, masalah gitu, kasus gue belum beres gitu," ungkapnya.
"Jadi gue nggak mau ambil risiko. Jadi orang pukulin gue ya sudah terserah. Makannya habis gue dipukulin itu, gue langsung lari ke Polres Bandung. Dengan keadaan masih berdarah-darah," sambungnya.
Sementara itu, perempuan bernama Fitri Sri Handayani (25) alias Via, Senin (29/7) melaporkan balik artis Nikita Mirzani ke Polrestabes Bandung. Dia diduga sebagai lawan duel Nikita dalam pertengkaran di Kafe Golden Monkey, Dago, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/7) kemarin.
[Eksklusif] Pemukul Nikita Mirzani Gunakan Cincin
[Eksklusif] Wajah Luka-Luka, Nikita Mirzani Stop Kerja
Lawan Duel Nikita Mirzani Juga Laporan ke Polisi
[Eksklusif] Dada Nikita Mirzani Juga Jadi Sasaran Pukulan
[Eksklusif] Nikita Mirzani Tidak Tahu Penyebab Dipukul
[Ekslusif] Nikita Mirzani Ceritakan Kronologi Pemukulan!
Onad 'Killing Me Inside' Jadi Saksi Kasus Nikita Mirzani
[Eksklusif] Saat Dihajar, Nikita Mirzani Berusaha Lindungi 'Hidung Barunya'
[Eksklusif] Nikita Mirzani Blak-Blakan Soal Pengeroyokan
Saksi: Nikita Mirzani Lumuri Badan Dengan Darah Korban
Via menegaskan bahwa dirinya hanyalah korban. Peristiwa itu bermula saat dia hendak keluar kafe kemudian dihampiri Nikita dan langsung melakukan pemukulan. "Saya sempat dipukul terus dipisahkan, lalu saya dijambak," singkat Via, di Mapolrestabes Bandung, Senin (29/7).
Hal serupa sebelumnya juga dilakukan pria bernama Yuncun, Sabtu (27/7). Dia juga mengaku dipukul oleh Nikita dengan menggunakan sepatu. Baik Via maupun Yuncun telah menjalani pemeriksaan. (kpl/dar)
(mdk/kln)