Rizky Billar Geram Dituding Cerai dan Selingkuh, Penyebar Hoaks Terancam Dilaporkan
Rizky Billar menanggapi isu perceraian dan perselingkuhan dengan membantah semua tuduhan serta menyatakan kesiapan untuk mengambil langkah hukum.
Rizky Billar tidak tinggal diam menghadapi isu perceraian dan dugaan perselingkuhan yang menyerang rumah tangganya dengan Lesti Kejora. Aktor berusia 31 tahun ini berkomitmen untuk membawa penyebar berita bohong tersebut ke jalur hukum.
Dalam beberapa waktu terakhir, Rizky Billar menjadi target hoaks yang menyatakan bahwa ia menggugat cerai Lesti dan terlibat dalam hubungan terlarang. Berita ini telah menyebar luas dan merugikan reputasi keluarganya.
"Ya kita udah ngumpulin dan mengidentifikasi beberapa data, beberapa nama, yang memang kita anggap masuk unsur gitu. Tapi memang belum ada waktu untuk bikin LP (Laporan Polisi)," ucap Rizky Billar saat ditemui di Mega konser D'Academy 7 Pesta Bola Dunia, Studio Emtek, Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026).
Berbagai Komentar Negatif
Pria yang berasal dari Medan ini awalnya berencana untuk mengabaikan berbagai komentar negatif yang beredar di dunia maya. Namun, ia merasa tidak nyaman karena berita palsu tersebut mulai mempengaruhi psikologis orang-orang yang dekat dengannya.
"Awalnya mungkin saya berpikir, 'Oh ya udah kita biarin aja lah, cuekin aja lah,' gitu. Tapi ketika hoaks ini cukup masif, dan dampaknya cukup berasa di saya, tidak hanya di sosial media ya, tapi sudah sampai ke orang-orang terdekat saya gitu yang ditanyain," ujarnya.
Billar akhirnya mendapat pertanyaan dari ibunya
Billar berbagi cerita tentang pengalaman menyedihkan ketika ibunya dihadapkan pada pertanyaan yang kurang menyenangkan mengenai keadaan rumah tangganya saat berada di Jambi. Bahkan, kerabat jauh sempat meragukan status pernikahannya akibat berita-berita yang beredar tanpa jelas sumbernya.
Dia menjelaskan, "Bahkan ibu saya. Jadi ibu saya... sudah sampai ke ibu saya. Orang-orang, saudara-saudara jauh tuh ketika ibu sempat ke Jambi, menanyakan, 'Itu bener enggak sih Billar? Billar seperti yang diberitakan bla bla bla, mau berpisah, atau nikah siri segala macam,'" tuturnya. Pengalaman ini menunjukkan betapa besar dampak informasi yang tidak akurat terhadap kehidupan pribadi seseorang.
Efek jera
Pelaporan yang dilakukan olehnya bukan hanya sekadar untuk menakut-nakuti para haters. Billar berusaha memberikan efek jera atau terapi kejut kepada siapa pun yang suka mengambil keuntungan dengan cara mencemarkan nama baik orang lain.
"Ya, menurut saya sih ini salah satu... bukan hanya shock therapy ya, tapi salah satu bentuk tindak tegas kami, Leslar. Karena bagaimanapun kita cukup jengah juga," katanya.
Langkah hukum
Di satu sisi, kita juga merasa perlu untuk mengambil langkah hukum agar pemberitaan ini tidak semakin meluas dan tidak dipercaya oleh orang-orang yang mungkin jarang melakukan verifikasi terhadap suatu berita.
"Tapi di satu sisi kita juga perlu rasanya untuk menempuh jalur hukum supaya pemberitaan ini tidak semakin masif dan tidak dipercayai oleh orang-orang yang mungkin tidak sering untuk meng-cross check sebuah berita," tutupnya.
Langkah hukum ini penting agar informasi yang beredar dapat dikendalikan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat lebih bijak dalam menyikapi berita yang beredar dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.