Penyanyi Soundtrack Aladdin dan Beauty and the Beast, Peabo Bryson, Meninggal Dunia
Peabo Bryson telah meninggal dunia setelah menderita stroke beberapa hari yang lalu. Kabar duka ini mengejutkan banyak penggemar dan kolega di dunia musik.
Kabar duka datang dari penyanyi senior Peabo Bryson, yang dikenal dengan lagu-lagu ikonisnya dalam soundtrack film. Ia meninggal dunia pada usia 75 tahun pada hari Selasa, 2 Juni 2026.
Menurut laporan dari E! News, keluarga Bryson telah mengonfirmasi berita tersebut. Peabo Bryson meninggal dunia setelah mengalami stroke beberapa hari sebelumnya.
"Dia bertransisi dalam damai pada pukul 17.00 ET pada Selasa malam, 2 Juni 2026, dikelilingi oleh cinta dari keluarganya dan orang-orang terdekatnya," ungkap perwakilan keluarga kepada Variety.
Selama lebih dari lima dekade, suara luar biasa Peabo telah menjadi soundtrack bagi banyak momen berharga dalam hidup banyak orang. Musiknya telah menggerakkan generasi demi generasi, menghadirkan perayaan yang menggembirakan serta kisah cinta yang luar biasa.
"Selama lebih dari lima dekade, alunan suara Peabo yang luar biasa telah menjadi soundtrack dalam sejumlah momen yang paling berharga dalam hidup," tambah perwakilan tersebut.
"Warisan dan musiknya akan tetap hidup hingga generasi mendatang," ungkap pihak keluarga, yang merasa terharu dengan dukungan dari penggemar dan sahabat di seluruh dunia.
Keluarga Bryson sangat berterima kasih atas doa dan dukungan yang diterima dari berbagai belahan dunia.
"Meskipun hati kami hancur, kami merasa bahagia karena mengetahui betapa Peabo dicintai dan banyak kehidupan yang tersentuh oleh suaranya, semangat, serta kemurahan hatinya," ungkap mereka.
"Musiknya akan terus menginspirasi banyak orang, menciptakan warisan yang akan selamanya hidup di hati orang-orang yang mencintainya dan banyak jiwa yang telah ia sentuh melalui lagu," tutup perwakilan keluarga.
Peabo Bryson mengalami stroke pada akhir bulan Mei yang lalu
Pada tanggal 31 Mei yang lalu, manajer Peabo Bryson mengumumkan bahwa penyanyi tersebut telah mengalami stroke dan sedang dalam proses perawatan medis.
"Saat ini, keluarga meminta privasi saat mereka menghadapi peristiwa yang sangat pribadi ini bersama-sama. Pikiran, doa, dan cinta dari teman dan penggemar akan sangat dihargai," demikian pernyataan resmi dari pihak agensi pada waktu itu.
Mendiang Peabo Bryson meninggalkan istri tercintanya, Tanya Boniface, serta putra mereka yang masih berusia 8 tahun, Robert. Selain itu, Bryson juga memiliki seorang putri dari hubungan sebelumnya, yaitu Linda yang kini berusia 58 tahun. Keluarga Bryson juga meminta agar privasi mereka dihormati saat mereka menghadapi kesedihan akibat kehilangan yang mendalam ini.
Robert Peapo Bryson
Robert Peapo Bryson, yang lahir di Greenville, S.C., pada 13 April 1951, memulai karier menyanyi profesionalnya sejak usia remaja. Pada tahun 1983, ia merilis album duet bersama Roberta Flack yang berjudul Born to Love, di mana terdapat lagu "Tonight I Celebrate My Love" yang turut mempopulerkan namanya.
Popularitas Peabo Bryson semakin meningkat setelah ia berduet dengan Celine Dion dalam lagu "The Beauty and the Beast" yang diambil dari film animasi Disney klasik dengan judul yang sama. Selain itu, ia juga berkolaborasi dengan Disney lagi melalui duetnya bersama Regina Belle dalam lagu "A Whole New World" untuk film Aladdin yang dirilis pada tahun 1992. Prestasi ini membawanya meraih Grammy Awards untuk Penampilan Pop Terbaik oleh Duo atau Grup selama dua tahun berturut-turut.
Kunjungan ke Indonesia
Pada bulan Februari sebelum kepergiannya, Peabo Bryson melakukan kunjungan ke Indonesia. Ia tampil dalam konser musik bertajuk The 90's Intimate yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada tanggal 7 Februari 2026. Dalam acara tersebut, ia menyanyikan lagu-lagu hitsnya seperti "I Wish You Love", "Show & Tell", dan "If Ever You're in My Arms Again", yang membuat penonton ikut bernyanyi bersama. Selain itu, ia juga berkolaborasi dengan Vina Panduwinata dalam penampilan ikonis mereka, "Tonight I Celebrate My Love for You", serta membawakan lagu "King of Sorrow".
Peabo Bryson bahkan turun dari panggung untuk menyapa penonton yang berada di sekitar barikade. Selain menyuguhkan suara emasnya, ia juga berbagi pandangan mendalam mengenai kehidupan. Ia menekankan pentingnya untuk meminta maaf kepada pasangan dan bagaimana seharusnya bersikap ketika menghadapi tantangan hidup. "Apa yang engkau lakukan saat badai datang? Apakah hanya berbaring dan menerimanya, atau mencoba melawannya?" ungkapnya. Kini, suara merdunya akan selalu dikenang oleh para penggemar. Selamat jalan, Peabo Bryson...