Ini Momen Nirina Zubir Labrak ART yang Gelapkan Surat Tanahnya di Depan Polisi
Kejadian mengenaskan dialami Nirina Zubir. Surat tanah milik mendiang sang ibunda senilai Rp17 miliar digelapkan oleh Asisten Rumah Tangga (ART) yang selama ini sudah amat dipercayainya.
Kejadian mengenaskan dialami Nirina Zubir. Surat tanah milik mendiang sang ibunda senilai Rp17 miliar digelapkan oleh Asisten Rumah Tangga (ART) yang selama ini sudah amat dipercayainya.
Nirina tak tinggal diam dan akhirnya melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Kini ART sang ibunda dan suaminya telah diamankan pihak kepolisian dan statusnya menjadi tersangka.
Saat Nirina bertemu dengan mantan ART ibunya itu di kantor polisi, ia langsung menumpahkan kekesalannya. Nirina sangat kesal sampai tak kuasa menahan air matanya.
Diberi Kehidupan Layak
Akun instagram @insta_julid mengunggah video saat Nirina melabrak mantan ART ibunya itu. Nirina mengatakan bila dulu mantan ART sang ibunda itu ia beri pekerjaan yang layak.
"Saudara Riri yang ibu saya selamatkan dari keluarga tirinya yang tidak menerima dirinya. Dibawa ke rumah ibu saya diberikan pekerjaan yang layak. Ini dia orangnya," terang Nirina.
"Berat sekali hati saya untuk hari ini ketemu sama dia. Tidak ada niatan dia untuk memohon maaf, menatap mata saya dengan segininya," sambungnya.
Sudah Tenang
Nirina kini bisa tenang lantaran mantan ART ibunya sudah dijebloskan ke penjara. Ia mengucap banyak sekali terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah bergerak cepat dalam kasus ini.
"Saya tenang mereka sudah menjadi tersangka, sudah ditahan di sini. Terima kasih. Agar hak-hak kami bisa kembali dan proses hukum bisa berjalan. Saya terima kasih sekali," jelasnya.
"Saya emosi sendiri karena ibu saya tidak pernah sekali pun menikmati hasil jerih payahnya sendiri," sambungnya.
Sakit Hati
Nirina amat sakit hati saat mengetahui bahwa hasil jerih payah sang ibunda selama ini justru digondol mantan ART-nya.
"Ibu saya ke mana-mana masih naik kereta, tapi beliau-beliau ini punya mobil baru, bisnis baru. Ini merupakan hasil dari uang jerih payah ibu saya," kata Nirina.
"Saya harap sekali lagi mengenai ART di sini adalah dia asisten dari ibu saya. Betapa kami menerima dia berada di rumah kami karena dia memang berlatar belakang D4," sambungnya.
(mdk/end)