[Eksklusif] Dada Nikita Mirzani juga jadi sasaran pukulan
Pukulan yang diterima Nikita Mirzani tidak hanya di bagian wajah, namun di dada dan juga kepala di bagian belakang.
Pukulan yang diterima Nikita Mirzani tidak hanya di bagian wajah, namun di dada dan juga kepala di bagian belakang. Dia mengaku dikeroyok oleh beberapa orang, di antara mereka memegangi tangan.
"Ada yang nonjokkin gue di dada, di belakang, segala macam. Kuping gua jadi budek gara-gara ditonjok. Lukanya itu, ini pipi gue sama pelipis mata terus di belakang nih ada benjol-benjol," ungkap Nikita Mirzani di apartemennya di Permata Hijau, Jakarta, Senin (29/7).
Sambil bercerita Nikita menunjukkan luka di bawah mata dan memar di kepalanya. Beberapa kali dia juga menunjukkan wajah emosionalnya, seolah tidak bisa terima dengan perlakuan tidak manusiawi oleh para pengeroyoknya.
Nikita menceritakan kasus pengeroyokan yang dialaminya di Kafe Golden Monkey, Dago, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/7) kemarin. Akibat kejadian itu wajah Nikita mengalami luka di beberapa bagian. Dia juga mengaku berusaha menyelamatkan 'hidung barunya' yang memang hasil operasi. Namun usahanya tampaknya sia-sia.
[Ekslusif] Sempat Dipukul, Nikita Mirzani Tidak Tahu Penyebabnya!
[Ekslusif] Nikita Mirzani Ceritakan Kronologi Pemukulan!
[Eksklusif] Saat Dihajar, Nikita Mirzani Berusaha Lindungi 'Hidung Barunya'
[Eksklusif] Nikita Mirzani Blak-Blakan Soal Pengeroyokan
Dikeroyok, Nikita Mirzani Diduga Dalam Pengaruh Alkohol
Nikita Mirzani Dikeroyok di Kafe Golden Monkey, Dago
Nikita Mirzani Masih Mabuk Berat, Tak Bisa Diinterogasi
Pakaian Nikita Mirzani Berlumuran Darah
Nikita Mirzani Duel Satu Lawan Satu, Onadio Leonardo Juga
"Terus gue sempet muntah darah tiap gue batuk atau gue meludah itu keluarnya darah yang sangat kental. Sama tangan gue ini kanan kiri karena digenggam erat, dipegangin jadi agak bengkak," ungkap Nikita.
Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), Nikita kemudian ke kantor polisi untuk laporan, sebelum diantarkan petugas untuk menjalani visum di rumah sakit. (kpl/dar)
(mdk/kln)