Dulu Hidup Susah, Kini Ceu Edoh di Sinetron Preman Pensiun Jadi Artis Terkenal
Edoh Nining Yuningsih atau lebih dikenal dengan nama Ceu Edoh yang merupakan salah satu pemeran dalam sinetron Preman Pensiun berbagi kisah tentang kehidupannya. Kata Edoh, dulu ia pernah hidup susah.
Edoh Nining Yuningsih atau lebih dikenal dengan nama Ceu Edoh yang merupakan salah satu pemeran dalam sinetron Preman Pensiun berbagi kisah tentang kehidupannya. Kata Edoh, dulu ia pernah hidup susah.
Lewat video di saluran YouTube Dikdik Channel dengan tajuk 'Ceu Edoh Menangis Ceritakan Masa Lalu' yang tayang 12 Juni 2020, edoh menceritakan masa tersulit dalam kehidupannya jauh sebelum ia menjadi artis.
Ia memulai kariernya dari teater. Sembari berlatih teater, Edoh getol mencari uang dengan berjualan serabi di pagi hari. Berjualan kala itu merupakan mata pencahariannya Edoh.
YouTube Dikdik Channel ©2020 Merdeka.com
"Sambil bermain teater sambil jualan serabi pagi harinya. Pernah ada yang beli artis, Cece Kirani. Saya bahagia sekali," kata Edoh.
Kariernya di dunia seni peran rupanya mencuri perhatian hingga ia diajak untuk syuting. Mendapat peran sebagai pemeran pembantu, Edoh mendapat bayaran Rp150 ribu.
Uang hasil syuting itu ia jadikan modal untuk usahanya berjualan serabi. Meski saat itu sudah menjadi artis meski belum setenar sekarang, Edoh tak malu tetap menjadi pedagang serabi.
YouTube Dikdik Channel ©2020 Merdeka.com
"Dapat uang syuting 250 ribu, pagi nya saya pakai belanja buat dagangan. Tepung terigu dan lainnya," kata Edoh.
Momen paling berat dalam hidupnya adalah saat ia pernah benar-benar tak punya uang sama sekali. Sisa uangnya hanya Rp2.000 saja dan ia tak punya persediaan makanan.
Edoh pun pergi ke rumah orangtua nya untuk makan. Untuk bekal perjalanan ke rumah orangtua yang cukup jauh, Edoh menjual dua bungkus mie instan yang dimilikinya kala itu.
Soalnya, Edoh tak punya apa-apa lagi untuk dijual. Kepada orang tak dikenal yang ditemuinya di jalan, ia menjual mie instan tersebut. Hingga akhirnya Edoh bisa sampai ke rumah orangtua nya.
Edoh tak menyangka bisa menjalani masa-masa yang amat sulit dalam hidupnya itu. Namun, ia selalu berusaha bersyukur terlebih dirinya bisa melewati fase terberat dalam hidupnya.
"Jatuh bangun alhamdulillah bisa dilewati," kata Edoh.